Disebut Ucapkan "Janji" ke Pemimpin Asing, Begini Kemarahan Trump

Kompas.com - 20/09/2019, 11:04 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di istana Kepresidenan Helsinki, Finlandia, Senin (16/7/2018). AFP/BRENDAN SMIALOWSKIPresiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di istana Kepresidenan Helsinki, Finlandia, Senin (16/7/2018).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump mengungkapkan kemarahan di Twitter setelah muncul laporan dia melontarkan "janji" saat terlibat dalam percakapan telepon dengan pemimpin asing.

Rabu (18/9/2019), The Washington Post memberitakan Trump berinteraksi dengan sejumlah pemimpin asing, dengan "janji" diucapkan ke salah satunya.

Dikutip Sky News Kamis (19/9/2019), interaksi itu membuat pejabat intelijen gerah, dan mereka pun memutuskan mengadukannya ke inspektur jenderal.

Baca juga: Kilang Minyak Aramco Diserang, Trump Perintahkan Sanksi Baru untuk Iran


Dalam laporan itu, Inspektur Jenderal Komunitas Intelijen AS Michael Atkinson kemudian memandang bahwa masalah itu sangat penting untuk disasmpaikan.

Karena pentingnya kabar yang disampaikan oleh pejabat telik sandi itu, maka komite di Kongres yang membawahi badan setempat perlu mendapat pemberitahuan.

Dalam serangkaian twit-nya, Trump membantah dia akan mengucapkan "perkataan tak pantas" kepada pemimpin asing dalam percakapan telepon.

"Pemberitaan lain dari Media Palsu. Tidak pernah habis!" ujar Trump. Dia menuturkan sangat paham saat menelepon sesama kepala negara, banyak orang akan mendengarkan.

"Karena itu, ada orang yang cukup bodoh untuk berpikir saya akan mengatakan hal tak pantas di tengah 'riuhnya' percakapan telepon," tegasnya.

Presiden berusia 73 tahun itu menegaskan, dia hanya akan terlibat percakapan dengan cara yang benar, dan tentunya apa yang terbaik bagi AS.

The Post yang mengutip dua mantan pejabat AS yang memahami situasi itu. Laporan itu tak menyebut siapa pemimpin asing yang dijanjikan oleh Trump.

Disebutkan penjabat direktur intelijen nasional Joseph Maguire menolak untuk membeberkan keluhan apa yang diberikan oleh anak buahnya.

Karena itu, sempat muncul spekulasi bahwa Maguire tengah melindungi presiden ke-45 AS itu dalam laporan yang diajukan ke Atkinson pada 12 Agustus.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Sky News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Internasional
Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Internasional
Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X