Komandan Garda Revolusi: Iran Sering Dituduh karena Negara Iran Sangat Kuat

Kompas.com - 19/09/2019, 18:20 WIB
Citra satelit yang diambil pada 16 September 2019 oleh Planet Labs Inc menunjukkan kerusakan pada kilang minyak Aramco di Abqaiq, Arab Saudi, buntut serangan drone pada 14 September 2019. AS menyalahkan Iran sebagai dalang serangan tersebut. AFP/PLANET LABS INC./HOCitra satelit yang diambil pada 16 September 2019 oleh Planet Labs Inc menunjukkan kerusakan pada kilang minyak Aramco di Abqaiq, Arab Saudi, buntut serangan drone pada 14 September 2019. AS menyalahkan Iran sebagai dalang serangan tersebut.

TEHERAN, KOMPAS.com - Komandan Garda Revolusi Iran mengatakan, negaranya sangat kuat sehingga sering mendapat tuduhan palsu sebagai pihak yang bertanggung jawab atas segala insiden di kawasan itu.

Pernyataan itu datang beberapa hari usai serangan yang menghancurkan dua fasilitas minyak milik Aramco di Arab Saudi.

Disampaikan komandan Garda Revolusi Iran, Mayor Jenderal Hossein Salami, musuh-musuh negaranya tak mampu menyusup ke Iran karena seluruh jalur sudah tertutup. Selain itu penjaga perbatasan Iran selalu waspada.

Baca juga: Menlu AS: Serangan Iran ke Kilang Minyak Saudi adalah Aksi Perang

"Kami telah mengetahui kekhawatiran semacam itu dan musuh juga mengetahuinya. Hari ini kami sangat kuat sehingga memaksa mereka untuk secara keliru menuduh kami berada di belakang setiap insiden," kata Salami dikutip media Iran, Fars.

Pernyataan Salami itu disampaikan dalam pidatonya di hadapan penduduk desa di provinsi Khorasan Utara, yang sedang merinci program untuk rakyat miskin Iran yang dijalankan Garda Revolusi.

Kelompok pemberontak Yaman, Houthi, yang didukung Iran, telah mengklaim bahwa mereka bertanggung jawab atas serangan ke kilang minyak milik Aramco, pada Sabtu (14/9/2019) dini hari itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Arab Saudi Tuding Iran Dalang Serangan ke Kilang Minyak Aramco

Namun Amerika Serikat menolak klaim tersebut dan menyimpulkan bahwa serangan tersebut turut melibatkan rudal jelajah buatan Iran.

Serangan yang mengenai pabrik pengolahan minyak di Abqaiq dan Khurais itu telah menyebabkan produksi minyak Kerajaan turun hingga separuhnya dan mendorong lonjakan harga minyak dunia.

Tuduhan juga datang dari Arab Saudi, yang telah melibatkan diri dalam perang di Yaman selama lima tahun terakhir. Kerajaan Arab Saudi mengatakan senjata yang digunakan dalam serangan ke kilang minyaknya merupakan buatan Iran.

Teheran telah berulang kali membantah tuduhan dari Washington dan Riyadh, yang menuding Iran telah mempersenjatai Houthi.

Baca juga: Pemimpin Tertinggi Iran Diduga Izinkan Serangan ke Kilang Minyak Saudi

Sebelumnya dikabarkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei disebut telah menyetujui serangan ke kilang minyak Arab Saudi.

Diberitakan CBS News yang mengutip pejabat AS, disebutkan bahwa Khamenei hanya menyetujui serangan selama hal itu tidak melibatkan Iran secara langsung.

Bukti lain serangan itu melibatkan Iran adalah citra satelit yang memperlihatkan pergerakan pasukan Garda Revolusi Iran yang hendak melancarkan serangan dari pangkalan udara Ahvaz.

Selain itu Arab Saudi juga telah memaparkan bukti dugaan Iran sebagai dalang serangan ke kilang minyak Aramco, meski tidak menyalahkan Teheran secara langsung.

Baca juga: Iran Dituduh Serang Kilang Minyak Saudi, Pasukan Kuwait Gelar Latihan Perang



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.