Bermuka Coklat Saat Foto pada Pesta Sekolah 2001 Silam, PM Kanada Minta Maaf

Kompas.com - 19/09/2019, 17:04 WIB
Perdana Menteri Kanada (dua dari kanan) dalam foto pesta sekolah pada 2001 silam. Foto itu menjadi kontroversi jelang pemilu Oktober mendatang. Time via BBCPerdana Menteri Kanada (dua dari kanan) dalam foto pesta sekolah pada 2001 silam. Foto itu menjadi kontroversi jelang pemilu Oktober mendatang.

OTTAWA, KOMPAS.com - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau diterpa kontroversia jelang upayanya merebut periode kedua dalam pemilu pada bulan depan.

Dalam buku pesta sekolah yang tercatat pada 2001 silam, terdapat sebuah foto yang menunjukkan Trudeau mengenakan makeup coklat bersama perempuan.

Baca juga: Istrinya Cipika Cipiki dengan PM Kanada, Trump Hanya Terdiam

Dilansir BBC Kamis (19/8/2019), foto itu diambil di Akademi West Point Grey di Vancouver, tempat PM Kanada Justin Trudeau pernah mengajar, dan dirilis majalah Time.

Dikutip AFP, foto itu memperlihatkan Trudeau memakai turban dengan wajah, leher, dan tangannya dicat coklat saat pesta sekolah bertema Arabian Nights.

Kepada awak media setelah foto itu muncul, Trudeau mengatakan dia berdandan Aladdin. Namun mengakui foto itu rasis dan dia tak seharusnya melakukannya.

Ketika jurnalis menanyakan apakah ada foto lain, PM 47 tahun itu menjawab dia pernah memakai makeup putih dalam acara kontes bakat di SMA.

Dewan Muslim Nasional Kanada melalui direktur eksekutif Mustafa Farooq merespons marah dan menyayangkan gambar seorang PM Kanada dengan wajah coklat atau hitam.

"Tampil dengan muka dicat coklat atau hitam begitu tercela. Seolah membuka kembali sejarah kelam rasisme dan mitologi Orientalis yang tak bisa diterima," kecamnya.

Andrew Scheer yang merupakan pemimpin oposisi dari Parti Konservatif menyatakan, foto yang dirilis Time tetap rasis sejak 2001 hingga sekarang.

Äpa yang masyarakat Kanada saksikan saat ini adalah seseorang yang kurang penilaiannya, dan tidak mampu memerintah negara ini," kata Scheer.

Sementara Ketua Partai Demokratik Jagmeet Singh yang berasal dari suku Sikh menilai gambar itu sangatlah "menyusahkan" dan begitu "menyinggung".

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump Umumkan Rencana Perdamaian Israel dan Palestina, Apa Respons Dunia?

Trump Umumkan Rencana Perdamaian Israel dan Palestina, Apa Respons Dunia?

Internasional
Tangkal Virus Corona, Singapura Terbitkan Kebijakan Baru

Tangkal Virus Corona, Singapura Terbitkan Kebijakan Baru

Internasional
50 Tentara AS Terluka akibat Serangan Rudal Iran

50 Tentara AS Terluka akibat Serangan Rudal Iran

Internasional
Trump Umumkan Rencana Perdamaian Palestina dan Israel, Apa Isinya?

Trump Umumkan Rencana Perdamaian Palestina dan Israel, Apa Isinya?

Internasional
China Umumkan Kasus Kematian Baru, Korban Meninggal Virus Corona Capai 132 Orang

China Umumkan Kasus Kematian Baru, Korban Meninggal Virus Corona Capai 132 Orang

Internasional
AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X