Saudi Bakal Paparkan Bukti Dugaan Iran Menyerang Kilang MInyak Aramco

Kompas.com - 18/09/2019, 20:08 WIB
Citra satelit yang diambil pada 16 September 2019 oleh Planet Labs Inc menunjukkan kerusakan pada kilang minyak Aramco di Abqaiq, Arab Saudi, buntut serangan drone pada 14 September 2019. AS menyalahkan Iran sebagai dalang serangan tersebut. AFP/PLANET LABS INC./HOCitra satelit yang diambil pada 16 September 2019 oleh Planet Labs Inc menunjukkan kerusakan pada kilang minyak Aramco di Abqaiq, Arab Saudi, buntut serangan drone pada 14 September 2019. AS menyalahkan Iran sebagai dalang serangan tersebut.

RIYADH, KOMPAS.com - Arab Saudi menyatakan, mereka bakal memaparkan bukti dugaan Iran dalang serangan drone ke kilang minyak Aramco pada pekan lalu.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo menyalahkan Iran atas serangan dua fasilitas Abqaiq dan Khurais pada Sabtu dini hari (14/9/2019).

Koalisi yang dipimpin Saudi menyatakan bahwa senjata yang dipergunakan dalam serangan ke kilang minyak Aramco berasal dari Iran. Tapi, mereka masih belum menyalahkan secara langsung.

Baca juga: AS Tuduh Iran Serang Kilang Minyak Aramco, Saudi Mengaku Tak Tahu

Tetapi, juru bicara kementerian pertahanan mengatakan mereka bakal membeberkan bukti serangan yang berujung kepada melonjaknya minyak dunia.

"Kami akan mengumumkan hasil penyelidikan dan menyajikan bukti keterlibatan rezim dalam serangan teroris ini," ujar kementerian dikutip AFP Rabu (18/9/2019).

Putra Mahkota Mohammed bin Salman mengatakan, serangan di fasilitas yang dikelola negara adalah "ujian nyata" terhadap keinginan global.

Berdasarkan pemberitaan media pemerintah, pangeran yang akrab disapa MBS itu mendesak komunitas internasional untuk mengambil "sikap tegas".

Pada Selasa (17/9/2019), Menteri Energi Pangeran Abdulaziz bin Salman menuturkan penyelidik internasional, termasuk PBB, ikut dalam investigasi.

Dalam konferensi pers, Abdulaziz berujar mereka menginginkan adanya bukti berdasarkan standar profesional yang tentu diakui oleh dunia.

Saudi direncanakan bakal memaparkan bukti itu saat Pompeo datang di mana dia diagendakan membahas sikap AS bersama dengan Pangeran MBS.

"Sejalan dengan pernyataan presiden, kami tidak ingin perang dengan siapa pun. Namun AS bersiap," tegas Wakil Presiden Mike Pence di Washington.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Internasional
Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Internasional
Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Internasional
Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Internasional
Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Internasional
Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Internasional
Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Internasional
Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Internasional
Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

Internasional
Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Internasional
Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Internasional
Wabah Virus Corona, Turki dan Pakistan Tutup Pintu Perbatasan dengan Iran

Wabah Virus Corona, Turki dan Pakistan Tutup Pintu Perbatasan dengan Iran

Internasional
Presiden Xi Jinping: Virus Corona adalah Darurat Kesehatan Terbesar China

Presiden Xi Jinping: Virus Corona adalah Darurat Kesehatan Terbesar China

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X