Arab Saudi Jual Bangunan yang Dipakai Membunuh Jurnalis Jamal Khashoggi

Kompas.com - 18/09/2019, 16:56 WIB
Jamal Khashoggi, jurnalis Arab Saudi yang dibunuh di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober. via Sky NewsJamal Khashoggi, jurnalis Arab Saudi yang dibunuh di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober.

ISTANBUL, KOMPAS.com - Arab Saudi dilaporkan menjual bangunan di kawasan konsulat di Istanbul, Turki, yang menjadi tempat jurnalis Jamal Khashoggi dibunuh.

Berdasarkan pemberitaan media lokal Habeturk TV, gedung di kawasan Levent itu sudah terjual lebih dari sebulan lalu dengan harga sepertiganya.

Baca juga: Beginilah Detil Saat-saat Terakhir Jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi Sebelum Dibunuh

"Bangunan baru bagi konsulat Arab Saudi sudah dibeli di Distrik Sariyer, kawasan yang juga lokasi konsulat AS," ulas Habeturk TV dikutip Al Jazeera Rabu (18/9/2019).

Dilaporkan bahwa otoritas Saudi membutuhkan persetujuan dari kementerian luar negeri Turki sebelum pembelian bangunan itu bisa dilanjutkan.

Tetapi, sumber di dalam kementerian kepada Middle East Eye menerangkan, Ankara sama sekali tidak mendapat informasi adanya rencana tersebut.

Jamal Khashoggi, kontributor The Washington Post yang tinggal di AS, dibunuh ketika mengurus dokumen pernikahan pada 2 Oktober 2018 lalu.

Sejumlah media setempat kemudian memberitakan jenazah jurnalis 59 tahun itu kemudian dimutilasi, dan dilenyapkan menggunakan cairan asam.

Sumber mengungkapkan terdapat bukti yang memperlihatkan sisa jenazah Khashoggi disembunyikan di taman kediaman konsul jenderal, sekitar 300 meter dari konsulat.

Dalam pemberitaan Habeturk TV, tim keamanan Saudi yang berkunjung ke Turki setelah pembunuhan Khashoggi sudah mempersiapkan laporan teknis.

Dalam laporan itu, dikatakan bahwa mereka tidak menemukan serangga yang ada di dalam gedung. Karenanya, mereka butuh bangunan yang baru.

"Saudi juga berusaha untuk menjual kediaman resmi konsul jenderal yang terletak tidak jauh. Tapi mereka masih belum menemukan pembeli," ulas Habeturk TV.

Riyadh berulang kali membantah menjadi dalang, dengan menyebut Jamal Khashoggi dibunuh melalui operasi liar, dan sudah menyidang 11 terduga pelaku.

Baca juga: Media Turki Rilis Kalimat Terakhir Jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi Sebelum Dibunuh

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Al Jazeera
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Internasional
Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Internasional
China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

Internasional
Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Internasional
Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Internasional
Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Internasional
Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Internasional
Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Internasional
Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Internasional
Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Internasional
King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

Internasional
Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Internasional
Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Internasional
Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Internasional
Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X