Kompas.com - 17/09/2019, 19:23 WIB
Evgenia Shulyatyeva. Gadis 26 tahun di Rusia yang dilaporkan tewas setelah tersetrum ketika ponsel yang tengah di-cas jatuh ke air. East2West News via Daily MirrorEvgenia Shulyatyeva. Gadis 26 tahun di Rusia yang dilaporkan tewas setelah tersetrum ketika ponsel yang tengah di-cas jatuh ke air.

MOSKWA, KOMPAS.com - Seorang gadis berusia 26 tahun di kawasan barat Rusia dilaporkan tewas tersetrum setelah ponsel yang sedang "di-cas" jatuh ke air.

Evgenia Shulyatyeva yang merupakan seorang akuntan tewas dalam beberapa menit setelah ponsel itu "terpeleset" dan jatuh saat dia masuk.

Baca juga: Panjat Tiang Listrik untuk Selfie, Remaja 16 Tahun Tewas Tersetrum

Dilansir Daily Mirror Selasa (17/9/2019), ibunya Vera menemukan gadis itu tewas tersetrum di kediamannya di kawasan Kirovo-Chepetsk.

Komite Penyelidikan Rusia kemudian menyatakan mereka tengah mencari tahu penyebab pasti kematiannya, peristiwa baru dalam tragedi yang sama.

Sejumlah kasus ketika seseorang tewas tersetrum saat ponselnya "di-cas" dilaporkan juga terjadi pada sejumlah warga "Negeri Beruang Merah".

Sebelumnya pada Juni lalu, seorang bintang poker yang bernama Liliya Novikova tewas ketika memegang pengering rambut dalam keadaan tangan yang basah.

Dilaporkan pemakaman Evgenia bakal berlangsung keesokan harinya di kampung halaman yang berjarak hampir 1.000 kilometer dari ibu kota Moskwa.

Teman maupun keluarganya kemudian memberikan penghormatan terakhir. "Saudara, beristirahatlah dengan tenang. Engkau akan selalu di hatiku," kata seorang temannya.

Ibunya juga menyuarakan penghormatan terakhir bagi sang anak sembari memberikan bantuan bagi kelangsungan penyelidikan Komite INvestigasi Rusia.

Sejak kasus itu sering terjadi, para pakar pun memperingatkan akan bahaya tersetrum ketika tengah mengisi daya ponsel di kamar mandi.

Kepala departemen radio elektronik di Universitas Negeri Irkutsk, Yury Agrafonov, menuturkan bahwa air merupakan konduktor yang sangat baik.

"Jika ponsel itu tidak 'di-cas' di tegangan 220 volts, saya rasa tragedi itu tak perlu terjadi," ujar Agrafonov sebelum kasus Evgenia terjadi.

Baca juga: Tersetrum, Pasien Ini Hidup Kembali setelah Jantungnya Berhenti 20 Menit

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.