Trump kepada Presiden Mesir: Di Mana Diktator Favorit Saya?

Kompas.com - 14/09/2019, 18:38 WIB
Presiden Mesir sekaligus Ketua Uni Afrika Abdel Fattah al-Sisi bersama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam pertemuan bilateral di sela KTT G7 di Biarritz, Perancis, pada 26 Agustus 2019. AFP/NICHOLAS KAMMPresiden Mesir sekaligus Ketua Uni Afrika Abdel Fattah al-Sisi bersama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam pertemuan bilateral di sela KTT G7 di Biarritz, Perancis, pada 26 Agustus 2019.

BIARRITZ, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan menyebut Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi "diktator favorit".

Kabar yang dipublikasikan oleh The Wall Street Journal itu terjadi ketika pertemuan G7 di Biarritz, Perancis, dan tak pelak membuat dua pejabat terhenyak.

Baca juga: Survei SMRC: Soeharto Dinilai Diktator, SBY dan Jokowi Dinilai Demokratis

"Di mana diktator favorit saya?" Begitulah pertanyaan yang diajukan Trump dengan suara keras, sebagaimana dikutip The Independent Sabtu (14/9/2019).

Sumber yang berada di ruangan itu menerangkan, komentar presiden 73 tahun itu jelas merupakan candaan. Namun, tidak ada yang membuka mulut saking terkejutnya.

Tidak diketahui apakah Presiden Mesir berusia 64 tahun itu berada di ruangan yang sama dengan Trump, atau mendengar komentar itu.

Apa pun niatnya, komentar yang dilayangkan Trump dan dipublikasikan The Journal menuai perhatian sekaligus sorotan sejak Sisi berkuasa 2013 silam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejak berkuasa dari kudeta, para pejabat Mesir dituduh mengumpulkan ribuan lawan politik, dan melakukan penyiksaan serta pembunuhan untuk membungkam mereka.

Selama enam tahun itu, Kairo membela diri dengan menyatakan mereka harus melakukan kebijakan itu demi memerangi kelompok ekstremis.

Komentar itu juga memperlihatkan kedekatan Trump dengan para pemimpin yang dianggap diktator. Seperti Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un.

Presiden dari Partai Republik itu juga diketahui hangat kepada Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, hingga Presiden China Xi Jinping.

Berdasarkan laporan The Journal, pertemuan itu juga dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Sameh Shoukry, dan direktur badan intelijen Abbas Kamel.

Adapun dari Washington, perbincangan itu dihadiri oleh Menteri Keuangan Steven Mnuchin dan mantan Penasihat Keamanan Nasional John Bolton.

Baca juga: Trump dan Melania Peringatkan Putranya untuk Tidak Pakai Rokok Elektrik



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.