Kompas.com - 14/09/2019, 18:38 WIB

BIARRITZ, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan menyebut Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi "diktator favorit".

Kabar yang dipublikasikan oleh The Wall Street Journal itu terjadi ketika pertemuan G7 di Biarritz, Perancis, dan tak pelak membuat dua pejabat terhenyak.

Baca juga: Survei SMRC: Soeharto Dinilai Diktator, SBY dan Jokowi Dinilai Demokratis

"Di mana diktator favorit saya?" Begitulah pertanyaan yang diajukan Trump dengan suara keras, sebagaimana dikutip The Independent Sabtu (14/9/2019).

Sumber yang berada di ruangan itu menerangkan, komentar presiden 73 tahun itu jelas merupakan candaan. Namun, tidak ada yang membuka mulut saking terkejutnya.

Tidak diketahui apakah Presiden Mesir berusia 64 tahun itu berada di ruangan yang sama dengan Trump, atau mendengar komentar itu.

Apa pun niatnya, komentar yang dilayangkan Trump dan dipublikasikan The Journal menuai perhatian sekaligus sorotan sejak Sisi berkuasa 2013 silam.

Sejak berkuasa dari kudeta, para pejabat Mesir dituduh mengumpulkan ribuan lawan politik, dan melakukan penyiksaan serta pembunuhan untuk membungkam mereka.

Selama enam tahun itu, Kairo membela diri dengan menyatakan mereka harus melakukan kebijakan itu demi memerangi kelompok ekstremis.

Komentar itu juga memperlihatkan kedekatan Trump dengan para pemimpin yang dianggap diktator. Seperti Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un.

Presiden dari Partai Republik itu juga diketahui hangat kepada Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, hingga Presiden China Xi Jinping.

Berdasarkan laporan The Journal, pertemuan itu juga dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Sameh Shoukry, dan direktur badan intelijen Abbas Kamel.

Adapun dari Washington, perbincangan itu dihadiri oleh Menteri Keuangan Steven Mnuchin dan mantan Penasihat Keamanan Nasional John Bolton.

Baca juga: Trump dan Melania Peringatkan Putranya untuk Tidak Pakai Rokok Elektrik

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.