Trump dan Melania Peringatkan Putranya untuk Tidak Pakai Rokok Elektrik

Kompas.com - 13/09/2019, 19:04 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama putra bungsunya, Barron Trump, saat hendak naik ke pesawat Air Force One. AFP / NICHOLAS KAMMPresiden Amerika Serikat Donald Trump bersama putra bungsunya, Barron Trump, saat hendak naik ke pesawat Air Force One.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan ibu negara Melania telah memperingatkan putra mereka, Barron, untuk tidak menggunakan rokok elektrik, atau vaping.

Trump telah memperingatkan kepada Barron, yang kini berusia 13 tahun, tentang bahaya dari penggunaan rokok elektrik itu.

"Kami belum memberi tahu apa pun, kecuali 'Jangan gunakan vape. Kami tidak suka vaping. Saya tidak suka vaping'," kata Trump tentang putra bungsunya, Kamis (12/9/2019).

Baca juga: Trump Akan Larang Penjualan Rokok Elektrik

Pernyataan Trump tersebut muncul setelah pemerintahannya mengumumkan rencana untuk melarang penjualan cairan rokok elektrik yang beraroma.

Pemerintah menuding produsen cairan rokok elektrik bertujuan membuat cairan rokok elektrik yang beraroma untuk pasar remaja dan anak-anak.

Langkah rencana pelarangan rokok elektrik beraroma itu juga datang setelah kasus enam orang meninggal di AS dan ratusan lainnya jatuh sakit dengan penyakit paru-paru misterius akibat menggunakan rokok elektrik.

Di bawah larangan yang akan dikeluarkan Badan Obat dan Makanan (FDA), perusahaan yang ingin menawarkan pilihan rokok elektrik beraroma harus mendapatkan persetujuan federal sebelum diizinkan untuk menjual produk mereka.

Baca juga: FDA Selidiki Kaitan Antara Rokok Elektrik dan Efek Kejang

Proses persetujuan dari pengajuan diperkirakan dapat memakan waktu hingga lebih dari satu tahun.

Sebelumnya, pada Rabu (10/9/2019), Gedung Putih mengumumkan akan membatasi peredaran rokok elektrik beraroma dengan memberlakukan syarat persetujuan federal kepada produsen yang hendak memproduksi atau mengedarkan cairan rasa untuk rokok elektrik.

Pengumuman itu dikeluarkan setelah sedikitnya enam orang dilaporkan telah meninggal dan 450 orang lainnya jatuh sakit dengan penyakit paru-paru misterius akibat vaping, demikian menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDCP).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X