Hilang sejak 1997, Kerangka Pria Ini Ditemukan Berkat Google Maps

Kompas.com - 13/09/2019, 10:34 WIB
William Moldt. Pria di Florida yang diketahui menghilang sejak 7 November 1997 ketika berusia 40 tahun. 21 tahun kemudian, dia ditemukan tinggal kerangka berkat seorang warga yang melihat mobilnya di Google Maps. National Missing and Unidentified Persons System via BBCWilliam Moldt. Pria di Florida yang diketahui menghilang sejak 7 November 1997 ketika berusia 40 tahun. 21 tahun kemudian, dia ditemukan tinggal kerangka berkat seorang warga yang melihat mobilnya di Google Maps.

MIAMI, KOMPAS.com - Google Maps tak hanya membantu ketika kita kesulitan menemukan jalan atau tersesat. Tapi juga menemukan kerangka pria yang hilang 21 tahun silam.

William Moldt yang berasal dari Lantana, Florida, dilaporkan menghilang setelah pulang dari klab malam pada 7 November 1997, ketika dia berusia 40 tahun.

Diberitakan BBC Kamis (12/9/2019), dia kemudian dinyatakan sebagai orang hilang dengan polisi melakukan penyelidikan. Namun seiring waktu, kasusnya mengendap.

Baca juga: Gadis Paskibra yang Menghilang Ternyata Sering Tak Pulang dan Dekat dengan Komunitas Punk


Hingga, pada 28 Agustus tahun ini, polisi merespons laporan bahwa ada mobil yang ditemukan di sebuah kolam yang terletak di Moon Bay Circle, Wellington.

Ketika mobil itu ditarik dari dasar kolam, ternyata ada kerangka di dalamnya. Satu pekan kemudian, tim medis memastikan kerangka itu adalah Moldt.

Polisi mengungkapkan mobil berisi Moldt di dalamnya ditemukan oleh warga sekitar yang saat itu, tengah melakukan pencarian menggunakan Google Maps.

Inilah gambar Google Maps yang memperlihatkan mobil tenggelam di sebuah kolam di Florida, AS. Mobil itu milik William Moldt, pria yang dilaporkan menghilang sejak 7 November 1997.Google Maps via BBC Inilah gambar Google Maps yang memperlihatkan mobil tenggelam di sebuah kolam di Florida, AS. Mobil itu milik William Moldt, pria yang dilaporkan menghilang sejak 7 November 1997.

Warga itu kemudian memberi tahu tetangganya apa yang dia lihat. Menggunakan drone, mereka melihat ada mobil yang tenggelam di kolam dan segera menghubungi polisi.

Laporan dari Charley Project, pusat data bagi kasus yang mengendap di AS menyatakan, kendaraan itu sejatinya sudah terlihat di satelit Google Earth sejak 2007.

Namun ternyata, polisi tidak memikiran pencarian menggunakan Google Maps hingga salah satu warga yang tak sengaja menemukannya 12 tahun berselang.

Kantor Sheriff Palm Beach County menuturkan, mereka menduga Moldt tidak bisa mengemudikan mobilnya dengan benar dan kemudian bablas menerjang kolam.

Otoritas menjelaskan, investigasi awal menunjukkan mereka tidak punya petunjuk ke mana mobil itu hingga 21 tahun berselang, surutnya air membuatnya terlihat.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Internasional
Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X