Terungkap, Inilah Identitas Kerangka Bergandengan Tangan yang Dijuluki "Kekasih Modena"

Kompas.com - 13/09/2019, 09:50 WIB
Inilah dua kerangka yang ditemukan bergandengan tangan di pemakaman Modena, Italia, pada 2009. Hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa identitas dua kerangka itu adalah pria. Universitas Bologna via Sky NewsInilah dua kerangka yang ditemukan bergandengan tangan di pemakaman Modena, Italia, pada 2009. Hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa identitas dua kerangka itu adalah pria.

MODENA, KOMPAS.com - Peneliti mengungkapkan, identitas dua kerangka yang ditemukan bergandengan tangan dan dijuluki " Kekasih Modena" sebenarnya merupakan pria.

Kerangka itu, yang diperkirakan berasal dari antara abad keempat hingga keenam, ditemukan di pemakaman pada 2009 di Modena, kota di kawasan utara Italia.

Baca juga: Cerita di Balik Kasus Kerangka Manusia di Banyumas, Misem Dengar Suara Teriakan hingga Akan Dibunuh

Dua kerangka itu awalnya dikira sebagai pria dan perempuan, hingga peneliti Universitas Bologna mengembangkan teknik baru untuk menentukan gender.


Diberitakan Sky News dan The Guardian Kamis (12/9/2019), tim ilmuwan menggunakan teknik menganalisa protein yang tertinggal dalam enamel gigi mereka.

Dalam laporan yang dipublikasikan di jurnal Nature, saat ditemukan, sulit mengetahui jenis kelaminnya dikarenakan bentuk kerangka yang cukup buruk.

"Cara keduanya dimakamkan mewakili ekspresi di antara dua individu, dan bukanlah praktik pemakaman yang umum pada saat itu," demikian penjelasan peneliti.

Mereka ditemukan di pemakaman Ciro Menotti di Modena bersama 11 kerangka lainnya. di mana beberapa menunjukkan luka yang diakibatkan terjadinya perang.

Peneliti yakin, "Kekasih Modena" merupakan rekan perang, atau mungkin sahabat, yang terbunuh ketika konflik terjadi, dan dikuburkan di liang lahat yang sama.

Penemuan dua tulang-belulang yang bergandengan tangan, atau bahkan berpelukan, bukanlah hal baru. Antara lain "Kekasih Valdaro" di Provinsi Mantua yang berusia 6.000 tahun.

Selain itu terhadap kasus serupa yang terjadi di Yunani, Turki, Romania, hingga Siberia. Tapi, pakar menegaskan yang ditemukan adalah pasangan pria dan perempuan.

Karena itu, penulis utama sekaligus peneliti di Universitas Bologna Federico Lugli kepada Rai News berkata, penemuan yang terjadi di Modena begitu unik.

"Bentuk hubungan yang terjadi di antara dua kerangka yang dikuburkan bersama di Modena tentunya masih menjadi misteri sampai saat ini," terang Lugli.

Peneliti menambahkan meski tidak menutup kemungkinan keduanya kekasih, mereka menyebut kecil kemungkinan mereka dikubur bersama karena sikap terhadap homoseksual pada masa itu.

Baca juga: Empat Kerangka Korban Pembunuhan di Banyumas Diserahkan kepada Keluarga

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X