Pengadilan Perancis Jatuhkan Hukuman Penjara 10 Bulan kepada Putri Raja Salman

Kompas.com - 12/09/2019, 21:27 WIB
Putri Hassa binti Salman DW/Getty ImagesPutri Hassa binti Salman

PARIS, KOMPAS.com - Pengadilan Perancis menjatuhkan hukuman penjara 10 bulan yang ditangguhkan kepada putri Raja Arab Saudi atas kasus pemukulan terhadap seorang pekerja.

Putri Raja Salman bin Abdulaziz, Hassa binti Salman, dinyatakan oleh pengadilan bersalah karena telah memerintahkan pengawalnya untuk memukul seorang pekerja yang dipanggil untuk memperbaiki di apartemen mewahnya di Paris, pada 2016 silam.

Hassa, yang juga adalah saudara perempuan dari Pangeran Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman, itu diadili secara in absentia atau tanpa hadir di persidangan.

Baca juga: Sidang Kasus Kekerasan yang Libatkan Putri Raja Salman Digelar secara In Absentia

Putri Hassa telah menjadi target surat perintah penangkapan sejak Desember 2017. Dia juga diperintahkan oleh pengadilan Paris untuk membayar denda sebesar 10.000 euro (sekitar Rp 154 juta).

Putri Hassa tidak pernah hadir di persidangan, yang telah dimulai digelar sejak Juli lalu.

Dilansir AFP, hukuman yang dijatuhkan kepada Putri Hassa tersebut lebih berat daripada yang diajukan oleh jaksa penuntut, yakni enam bulan penjara yang ditangguhkan dan denda sebesar 5.000 euro (sekitar Rp 77 juta).

Kasus pemukulan seorang pekerja yang menyeret nama Putri Hassa tersebut terjadi pada September 2016.

Baca juga: Terlibat Kasus Kekerasan, Saudara Perempuan MBS Akan Diadili di Paris

Saat itu, korban yang bernama Ashraf Eid, yang merupakan seorang tukang, dipanggil ke kediaman Putri Hassa di Avenue Foch, Paris, untuk memperbaiki wastafel.

Dalam prosesnya, Eid mengambil gambar bagian dalam kediaman Putri Hassa menggunakan kamera, yang dikatakannya diperlukan untuk melakukan pekerjaannya.

Namun hal tersebut membuat Putri Hassa marah, karena korban mengambil gambar yang menampilkan bayangan Putri Hassa di cermin.

Halaman:


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X