Setelah Menawarkan Bertemu AS, Korea Utara Tembakkan Proyektil

Kompas.com - 10/09/2019, 10:39 WIB
Foto yang dirilis oleh KCNA pada 17 Agustus 2019 menunjukkan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tersenyum dengan para pejabat militer senior yang mengelilinginya juga tertawa ketika merayakan kesuksesan peluncuran senjata pada Jumat (16/8/2019). AFP/KCNA VIA KNSFoto yang dirilis oleh KCNA pada 17 Agustus 2019 menunjukkan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tersenyum dengan para pejabat militer senior yang mengelilinginya juga tertawa ketika merayakan kesuksesan peluncuran senjata pada Jumat (16/8/2019).

SEOUL, KOMPAS.com - Korea Utara (Korut) dilaporkan menembakkan proyektil. Beberapa saat setelah mereka menawarkan pertemuan dengan Amerika Serikat ( AS).

Negosiasi dua negara menjadi buntu sejak gagalnya pertemuan kedua antara Presiden AS Donald Trump dengan Pemimpin Korut Kim Jong Un di Vietnam Februari lalu.

Menurut militer Korea Selatan (Korsel), Korea Utara menembakkan dua proyektil yang terbang hingga 330 km dari area Kaechon di Provinsi Pyongan Selatan.

Baca juga: Korea Utara Kembali Tembakkan 2 Proyektil ke Laut

"Kami mendesak kepada Utara untuk menghentikan aksi yang bisa memanaskan situasi di kawasan," demikian pernyataan Kantor Staf Gabungan Korsel dilansir AFP Selasa (10/9/2019).

Tidak ada detil lain yang disajikan Seoul. Namun ini adalah uji coba terbaru sejak Agustus, dengan tes sebelumnya diidentifikasi sebagai rudal jarak pendek.

Sementara Amerika Serikat (AS) melalui pejabat seniornya menuturkan mereka sudah menerima informasi bahwa Pyongyang menembakkan dua proyektil.

"Kami terus melakukan pengawasan akan situasi ini, dan mendiskusikannya dengan sekutu kami di kawasan," kata pejabat senior yang tak disebut identitasnya itu.

Trump dan Kim sepakat untuk memulai kembali negosiasi sejak bertemu di Zona Demiliterisasi Juni lalu. Namun, pembicaraan itu urung terlaksana.

Kepada KCNA, Wakil Menteri Luar Negeri Korut Choe Son Hui berujar, mereka siap untuk duduk bersama AS dan berdiskusi soal denuklirisasi akhir September ini.

Komentar Choe terjadi setelah di akhir Agustus, dia memperingatkan ekspektasi Korut untuk bisa berdialog dengan Washington perlahan-lahan menghilang.

Saat ditanya prospek pembicaraan level bawah September ini, Trump mengatakan dia punya hubungan baik dengan Kim. "Saya selalu berkata pertemuan itu tidak buruk. Mari lihat apa yang akan terjadi," katanya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X