Pilot Mogok Massal, British Airways Batalkan 1.700 Penerbangan

Kompas.com - 09/09/2019, 21:04 WIB
Ilustrasi British Airways. SHUTTERSTOCKIlustrasi British Airways.

LONDON, KOMPAS.com - Maskapai penerbangan British Airways tengah diterpa masalah setelah pilotnya melakukan aksi mogok massal, mengancam hampir seluruh penerbangannya dan para penumpang akibat perselisihan terkait gaji.

Pilot British Airways menggelar aksi mogok selama 48 jam mulai Senin (9/9/2019). Aksi mogok seperti ini belum pernah dialami sebelumnya oleh maskapai tersebut.

Diberitakan Reuters, maskapai itu terpaksa membatalkan hingga 1.700 penerbangan dari dan menuju bandara Heathrow dan Gatwick di London pada Senin dan Selasa (10/9/2019) besok.

"Saya benar-benar menyesalkan bahwa tindakan sinis dari serikat pilot telah menempatkan kami pada posisi ini," kata Kepala Eksekutif British Airways, Alex Cruz, kepada BBC.


Baca juga: Gaji Tak Adil, Pilot British Airways Lakukan Aksi Mogok Kerja

"Hal ini dari semuanya memiliki tujuan masing-masing. Ini akan merugikan para pelanggan, ini akan merugikan brand kita, ini akan merugikan kolega yang lain," lanjut Cruz.

Pihak maskapai disebut telah menawarkan kenaikan gaji kepada pilotnya sebesar 11,5 persen selama tiga tahun, yang akan membawa kapten dengan gaji tertinggi mendapat 167.000 poundsterling (sekitar Rp 2,8 miliar), belum termasuk tunjangan.

Rata-rata pilot lainnya akan memperoleh penghasilan sekitar 90.000 poundsterling (sekitar Rp 1,5 miliar) per tahun.

Namun Asosiasi Pilot Penerbangan Inggris (BALPA), di mana pilot British Airways bergabung, mengendaki kesepakatan pembayaran termasuk pembagian keuntungan.

Baca juga: Pilot British Airways Mogok Kerja, Ribuan Penerbangan Terancam

"British Airways sedang mengalami masa-masa baik, kami ingin berbagi keuntungan itu sama seperti kami berbagi rasa sakit di masa-masa sulit," kata Sekretaris Jenderal BALPA Brian Strutton kepada BBC.

Strutton mengatakan mereka bersedia untuk kompromi, namun pihak maskapai British Airways tidak siap untuk "mengalah".

Pihak maskapai menolak tawaran baru BALPA yang disampaikan pekan lalu sebagai "proposal kenaikan jam sebelas" yang tidak dibuat dengan niat baik.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters,BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Internasional
Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X