Didiagnosis Kanker Payudara, Mantan Permaisuri Jepang Michiko Jalani Operasi

Kompas.com - 08/09/2019, 14:01 WIB
Mantan Permaisuri Jepang Michiko (kanan) saat terlihat di Rumah Sakit Universitas Tokyo, pada Sabtu (7/9/2019). AFP PHOTO / JAPAN POOL via JIJI PRESSMantan Permaisuri Jepang Michiko (kanan) saat terlihat di Rumah Sakit Universitas Tokyo, pada Sabtu (7/9/2019).

TOKYO, KOMPAS.com - Mantan permaisuri Jepang Michiko menjalani operasi pada Minggu (8/9/2019), setelah didiagnosis kanker payudara stasium awal.

Operasi dilangsungkan pada Minggu pagi di Rumah Sakit Universitas Tokyo, demikian informasi yang disampaikan Badan Rumah Tangga Kekaisaran.

"Operasi dilangsungkan sesuai jadwal dan diperkirakan berlangsung selama beberapa jam dan Badan Rumah Tangga Kekaisaran akan segera mengumumkan hasilnya setelah selesai," tulis media setempat, dikutip AFP.

Perempuan berusia 84 tahun, istri mantan kaisar Akihito yang mengundurkan diri dari jabatan kaisar akhir April lalu itu, didiagnosis mengidap kanker payudara pada awal Agustus lalu.


Baca juga: Mantan Permaisuri Jepang Michiko Didiagnosis Kanker Payudara

Sebelumnya pada Juni, Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang mengumumkan bahwa pasangan mantan Kaisar Akihito yang mengundurkan diri itu akan menjalani pemeriksaan jantung setelah hasil tes darah menunjukkan bahwa dia memiliki risiko tinggi mengalami gagal jantung.

Akihito dan putrinya Sayako, mantan putri yang meninggalkan rumah tangga kerajaan Jepang untuk menikah dengan rakyat biasa itu, mendampingi Michiko di rumah sakit sebelum menjalani operasi.

Saat masih bertakhta di kekaisaran Jepang, pasangan Kaisar Akihito dan Permaisuri Michiko dikenal memodernisasi monarki yang terikat tradisi.

Hal itu membawa keduanya menjadi lebih dekat dengan rakyat Jepang dan meningkatkan dukungan rakyat terhadap keluarga kekaisaran.

Baca juga: Cucu Kaisar Jepang Lepas Status Bangsawan demi Menikahi Warga Biasa

Michiko, yang lahir dari keluarga biasa, pada 1934 di Tokyo, merupakan alumni sekolah khusus perempuan Christian Sacred Heart School dan mengambil bidang sastra Inggris di universitas.

Michiko bertemu dengan Akihito di sebuah turnamen tenis sebelum kemudian menikah pada 1959 dalam sebuah pernikahan yang menarik perhatian media.

Keputusan Akihito, yang saat itu masih menjadi pangeran mahkota, untuk menghindari pernikahan yang diatur secara tradisional dan memilih menikah dengan wanita yang dicintainya, dipandang sebagai bentuk penegasan terhadap Jepang yang demokratis.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X