Mantan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe Duduk di Kursi Roda dalam Foto Sebelum Meninggal

Kompas.com - 06/09/2019, 17:10 WIB
Mendiang mantan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe bersama putranya, Robert Junior, di rumah sakit Singapura. Foto itu diambil sebelum Mugabe dilaporkan meninggal dalam usia 95 tahun Jumat (6/9/2019). Instagram via Daily MirrorMendiang mantan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe bersama putranya, Robert Junior, di rumah sakit Singapura. Foto itu diambil sebelum Mugabe dilaporkan meninggal dalam usia 95 tahun Jumat (6/9/2019).

SINGAPURA, KOMPAS.com - Mantan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe nampak duduk di kursi roda bersama putra tersayang dalam foto yang diambil sebelum dia meninggal dunia.

Mugabe yang meninggal pada usia 95 tahun pada Jumat waktu setempat (6/9/2019) memerintah Zimbabwe selama 37 tahun sebagai perdana menteri dan presiden.

Baca juga: Dari Yesus hingga Homoseksual, Inilah Kutipan Terkenal Mugabe

Diwartakan Daily Mirror, sang anak Robert Peter Mugabe Junior mengunggah foto bersama sang anak, Robert Mugabe, di akun media sosialnya Juni lalu.

Mantan pemimpin yang memerintah dengan tangan besi sejak 1980 hingga dia mengundurkan diri pada 2017 lalu terlihat berada di ruang perawatan rumah sakit Singapura.

Dalam foto sambil duduk di kursi roda, Mugabe mengenakan pakaian olahraga Adidas yang dipadu dengan sepatu bermerek sama. Sang mantan presiden nampak menumbuhkan janggut di wajahnya.

Kemudian dalam kedua yang diunggah, Robert Junior duduk berdampingan bersama sang ayah dan Grace, perempuan yang menjadi istri kedua Mugabe.

Kepada harian Zimbabwe, seorang kerabat Mugabe mengatakan dari empat anak yang dipunyai sang mantan presiden, hanya Robert Junior yang disebut selalu mendampingi ayahnya.

"Dia menjadi batu karang yang teguh bagi sang ayah. Robert bakal terus menemaninya hingga akhir," kata kerabat Mugabe yang tidak disebutkan identitasnya itu.

Dalam sebuah apel kampanye yang digelar di kampung halaman Mugabe, Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa menuturkan bahwa Mugabe kini sudah tidak bisa berjalan.

"Dia memang sudah tidak bisa berjalan. Namun kami akan tetap merawatnya," kata Mnangagwa mengomentari mantan rekan seperjuangan yang sempat memecatnya di 2017.

Baca juga: Mengenang Robert Mugabe: Dari Guru hingga Jadi Orang Terkuat Zimbabwe



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X