Kompas.com - 06/09/2019, 14:21 WIB
Mantan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe. AFP / PHILL MAGAKOEMantan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe.

Namun bagi dunia Barat, dia dipandang sebagai sosok pemimpin otoritas yang tidak saja salah dalam mengurus ekonomi, namun juga kerap menggunakan kekerasan untuk mempertahankan kekuasaan.

Baca juga: Pemerintah Zimbabwe Tolak Mengekstradisi Istri Mugabe

Perlahan, ekonomi Zimbabwe kolaps di pemerintahannya dengan bantuan internasional didatangkan hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar rakyatnya sejak hiperinflasi terjadi 1990-an.

Pada 2009, Mugabe mengumukan bahwa pemerintahannya bakal berhenti mencetak uang untuk menutupi inflasi, dan pada 2015 dia mengusulkan rencana penggunaan dollar AS.

Riak itu semakin diperparah dengan fakta bahwa istri keduanya, Grace, dikenal sebagai ibu negara yang doyan menghamburkan uang di tengah kesulitan rakyat.

Grace yang lebih muda 40 tahun disebut terlibat dalam korupsi real estate di Hong Kong dan Zimbabwe, serta dilaporkan mempunyai rekam jejak kekerasan.

Baca juga: Afrika Selatan Terbitkan Perintah Penangkapan Istri Mugabe

5. Kudeta Militer dan Pengunduran Diri

Pada 6 November 2017, Mugabe memecat wakilnya Emmerson Mnangagwa dan memunculkan rumor dia memuluskan jalan bagi sang istri kedua, Grace, sebagai orang nomor satu Zimbabwe.

Lebih dari sepekan setelah pemecatan Mnangagwa, militer pun bersikap dengan tank mulai dikerahkan ke ibu kota Harare.

Jenderal Sibusiso Moyo dalam pernyataannya di televisi mengumumkan mereka tengah melaksanakan operasi untuk menangkap "kriminal yang mengacaukan ekonomi dan sosial negara".

Pada 15 November 2017, militer menempatkan Mugabe sebagai tahanan rumah di mana militer mendiskusikan pemindahan kekuasaan.

Dua hari berselang, Mugabe tampil di depan publik untuk menepis isu kudeta ketika menghadiri upacara kelulusan universitas.

Puncaknya pada 22 November 2017, Ketua Parlemen Jacob Mudenda membacakan surat yang berisi keputusan Mugabe meletakkan jabatannya dan mengakhiri 37 tahun kekuasaannya.

Sejak mengundurkan diri, dia terus berobat di Singapura. Mnangagwa kemudian mengatakan Mugabe tidak bisa berjalan. Tapi dia tetap mendapat dukungan penuh pemerintah Zimbabwe.

Baca juga: Berobat ke Singapura, Mugabe Dikabarkan Sudah Tak Mampu Berjalan

Halaman:


Sumber BBC,Sky News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X