Kapal Tanker Iran yang Diburu AS Diduga Menuju Suriah

Kompas.com - 03/09/2019, 21:42 WIB
Kapal Adrian Darya-1 (dulunya Grace-1). Kapal tanker yang dipunyai Iran. Saat ini kapal itu diduga menuju Suriah setelah mematikan alat pelacaknya Senin (2/9/2019). via Sky NewsKapal Adrian Darya-1 (dulunya Grace-1). Kapal tanker yang dipunyai Iran. Saat ini kapal itu diduga menuju Suriah setelah mematikan alat pelacaknya Senin (2/9/2019).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Kapal tanker Iran yang tengah diburu Amerika Serikat ( AS) dilaporkan mematikan pelacaknya, dengan dugaan kapal itu menuju Suriah.

Adrian Darya-1, dulunya dikenal sebagai Grace-1, saat ini diyakini membawa 2,1 juta barel minyak mentah senilai 130 juta dollar AS, atau sekitar Rp 1,8 triliun.

Berdasarkan situs pelacak, MarineTraffic.com, kapal tanker Iran itu diduga mematikan Sistem Identifikasi Otomatis pada Senin siang waktu setempat (2/9/2019).

Baca juga: Menteri Turki: Kapal Tanker Iran yang Dibebaskan Gibraltar Menuju Lebanon

Menurut laporan terakhir dikutip Sky News Selasa (3/9/2019), Adrian Darya-1 berada pada jarak 83 kilometer dari perairan antara Lebanon dan Suriah, dengan dugaan mengarah ke utara.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo berkata, dari laporan intelijen dipercaya Adrian Darya-1 hendak mengarah pelabuhan Suriah Tartus yang menjadi lokasi terdekat.

Menghilangnya Adrian Darya-1 merupakan pola kapal tanker Iran yang memilih mematikan pelacak sebagai usaha menyembunyikan pengiriman kargo yang masuk sanksi AS.

Analis kepala di perusahaan data Refinitiv Ranjith Raja berujar, dia menduga kapal tanker itu memutuskan menutup lokasi mereka begitu mendekati Siprus di Mediterania.

Berdasarkan fakta Turki sudah berhenti mengimpor minyak mentah Iran, kapal itu diyakini bakal menuju Suriah yang masih menerima setidaknya satu juta barel per bulan.

"Minyak Iran pergi ke Suriah bukanlah hal baru. Ini fakta umum. Adapun situs kapal minyak Tanker Trackers menge-twit, mereka yakin kapal itu sudah berada di teritori Suriah.

Pejabat Iran mengumumkan bahwa muatan yang ada di dalam kapal Adrian Darya-1 sudah dijual. Hanya, mereka tidak mengungkap siapa pembeli kargo tersebut.

AS yang begitu getol memburunya menegaskan di pengadilan federal bahwa kapal itu dimiliki Garda Revolusi Iran. Cabang militer yang hanya menjawab Pemimpin Tertinggi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Sky News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demonstrasi Kenaikan Harga BBM di Iran, 106 Orang Tewas

Demonstrasi Kenaikan Harga BBM di Iran, 106 Orang Tewas

Internasional
Disebut Tak Tertandingi di Timur Tengah, Apa Saja Rudal yang Dipunyai Iran?

Disebut Tak Tertandingi di Timur Tengah, Apa Saja Rudal yang Dipunyai Iran?

Internasional
Studi Pentagon: Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah

Studi Pentagon: Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 600 Demonstran Hong Kong Menyerah | Mia Khalifa Kisahkan Pengalaman

[POPULER INTERNASIONAL] 600 Demonstran Hong Kong Menyerah | Mia Khalifa Kisahkan Pengalaman

Internasional
Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X