Iran Akui Terjadi Ledakan di Landasan Peluncuran Roketnya, Teheran Kritik Trump

Kompas.com - 02/09/2019, 23:36 WIB
Foto yang diunggah Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui akun Twitter miliknya, pada Sabtu (31/8/2019), yang menunjukkan apa yang diklaim sebagai pangkalan peluncuran roket Iran dengan beberapa tanda bekas terjadinya ledakan. TWITTER / US PRESIDENT DONALD TRUMPFoto yang diunggah Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui akun Twitter miliknya, pada Sabtu (31/8/2019), yang menunjukkan apa yang diklaim sebagai pangkalan peluncuran roket Iran dengan beberapa tanda bekas terjadinya ledakan.

TEHERAN, KOMPAS.com - Pemerintah Iran pada akhirnya mengakui jika telah terjadi ledakan pada landasan peluncuran roket miliknya.

Namun Teheran juga menyesalkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang terkesan "senang" dengan insiden itu dengan mengunggahnya ke media sosial.

Trump, pada Jumat (30/8/2019) pekan lalu, mengunggah sebuah foto beresolusi tinggi yang memperlihatkan kondisi sebuah landasan peluncuran roket milik Iran yang tampak mengalami kerusakan.

Dalam twitnya, Trump menuliskan bahwa telah terjadi ledakan di landasan peluncuran roket Semnan Space Center milik Iran dan menyebut bahwa insiden itu tidak berhubungan dengan AS.

Baca juga: Unggah Foto Kegagalan Peluncuran Roket Iran, Trump: AS Tidak Ada Hubungannya

Juru bicara pemerintah Iran Ali Rabiei pada Senin (2/9/2019) memberi pernyataan resmi pertama terkait insiden itu dan mengonfirmasi terjadinya ledakan di pusat ruang angkasa di utara negaranya.

Namun Rabiei mengatakan bahwa saat ledakan terjadi, landasan sudah dalam keadaan kosong dan tidak ada seorang pun di sana.

" Ledakan itu terjadi di landasan peluncuran dan terjadi saat satelit belum dipindahkan ke sana," kata Rabiei kepada televisi pemerintah, dikutip AFP.

"Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kecelakaan itu terjadi karena masalah teknis, dan saat ini telah jelas bagaimana hal itu bisa terjadi," tambahnya.

Baca juga: Unggah Foto Kegagalan Peluncuran Roket Iran, Trump Sebar Informasi Rahasia?

Selain mengungkapkan tentang terjadinya ledakan Rabiei turut menyampaikan kritikannya kepada musuh Iran karena seolah berusaha "menyampaikan bahwa mereka mampu menyusup ke organisasi kami untuk melakukan spionase dan sabotase".

Tak ketinggalan, Rabiei juga mengecam tindakan Trump yang menggunakan musibah di negaranya untuk twitnya.

"Kami tidak tahu mengapa presiden AS memposting foto satelit, dan semacam memperlakukan subjek itu dengan gembira," kata Rabiei.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X