Kompas.com - 02/09/2019, 15:48 WIB
Siswa sekolah melakukan boikot dengan membolos di hari pertama sekolah dalam aksi protes yang berlangsung di Hong Kong, pada 2 September 2019. REUTERS/DANISH SIDDIQUISiswa sekolah melakukan boikot dengan membolos di hari pertama sekolah dalam aksi protes yang berlangsung di Hong Kong, pada 2 September 2019.

HONG KONG, KOMPAS.com - Ribuan pelajar SMP dan universitas di Hong Kong memutuskan untuk melakukan boikot di hari pertama sekolah dalam aksi protes yang berlangsung.

Diberitakan BBC Senin (2/9/2019), panitia penyelenggara mengklaim ada 10.000 murid SMP dari sekitar 200 sekolah yang berpartisipasi dalam aksi yang direncanakan selama dua hari.

Baca juga: Demo Hong Kong Incar Sarana Transportasi, Pengunjuk Rasa Gelar Aksi di Stasiun MRT

Aksi protes yang terjadi pada akhir pekan selalu menghadirkan gesekan antara pendemo dengan polisi dalam pergerakan yang berlangsung selama tiga bulan itu.

Pada Sabtu (31/8/2019), pendemo melemparkan bom molotov. menyalakan api, dan menyerang gedung parlemen dengan aparat menembakkan gas air mata sebagai balasan.

Penanganan itu kemudian mengalami eskalasi dengan polisi menggunakan meriam air, hingga mengacungkan pistol dan untuk pertama kalinya menembakkan peluru tajam.

Aksi protes yang diawali dari upaya menentang undang-undang untuk mengekstradisi seorang penjahat ke China daratan itu sudah memasuki pekan ke-14.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada Senin dini hari waktu setempat, para pengunjuk rasa memenuhi kereta di berbagai stasiun dan menyebabkan kemacetan di jam sibuk. Layanan baru normal pada Senin pagi.

Kemudian, para pelajar dari SMP Hong Kong berkumpul di Lapangan Edinburgh yang terletak di pusat kota. Mereka mengaku sudah mempertimbangkan secara matang.

"Saya siap dengan segala konsekuensinya," kata salah seorang siswa yang tak disebutkan identitasnya dari sekolah di distrik Sham Shui Po kepada South China Morning Post.

Di Universitas China di Hong Kong (CUHK), ratusan mahasiswa juga berkumpul untuk berdemo dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) menyatakan boikot dilakukan di mall kampus.

BEM berujar, pihak universitas sudah "menghubungi" mereka supaya acara tersebut dibatalkan. Namun para mahasiswa menegaskan aksi mereka bakal tetap jalan.

Aksi protes yang dilaksanakan pelajar hingga mahasiswa merupakan bagian dari pergerakan selama dua hari yang dimulai Senin, dengan rencananya ada aksi besar malam harinya.

Baca juga: Meriam Air dan Bom Molotov Warnai Aksi Demo di Luar Gedung Dewan Legislatif Hong Kong



Sumber BBC
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.