Kompas.com - 02/09/2019, 10:21 WIB

HONG KONG, KOMPAS.com - Para pengunjuk rasa pro-demokrasi Hong Kong kembali melancarkan aksi protes dengan menyasar sarana transportasi publik, Senin (2/9/2019).

Kali ini, massa melakukan aksi pada jam sibuk perjalanan kereta api, Senin pagi, dan mengakibatkan keterlambatan parah untuk sejumlah jadwal keberangkatan kereta.

Dalam aksinya, dilansir AFP, para pengunjuk rasa, yang mengenakan kaus hitam dan membawa payung, menghalangi pintu kereta api dengan berdiri atau meletakkan payung mereka di tengah pintu sehingga mencegah pintu kereta api menutup.

Setidaknya satu orang ditahan setelah terlibat aksi di stasiun MRT Lok Fu, seperti dilaporkan Associated Press.

Baca juga: Media China: Pasukan di Hong Kong Tak Akan Tinggal Diam jika Situasinya Memburuk

Para pengunjuk rasa juga menyerukan dilakukannya aksi mogok massal pada hari ini, sementara kalangan mahasiswa di Hong Kong telah merencanakan aksi unjuk rasa pada sore hari dan akan memboikot perkuliahan hingga dua pekan ke depan.

Namun alih-alih mengikuti ajakan mogok massal, sejumlah pekerja tetap memilih menujuk kantor dan toko-toko tetap buka, membawa sebagian besar wilayah Hong Kong lebih tenang.

Sejumlah sekolah dasar ditutup, namun karena adanya peringatan angin topan, bukan akibat aksi demo. Sejumlah siswa sekolah menengah tetap pergi ke sekolah menggunakan helm.

"Tidak, kami tidak akan melakukan aksi mogok. Di masa-masa ini kami membutuhkan uang," kata Cherry Leung (47), seorang pedagang buah, sembari menumpuk jeruk dan semangka dagangannya di tepi jalan.

Aksi protes pada Senin ini merupakan lanjutan dari unjuk rasa selama akhir pekan, yang diwarnai kekerasan dan bentrok dengan aparat keamanan di jalanan, serta mengganggu lalu lintas menuju bandara internasional Hong Kong.

Baca juga: Meriam Air dan Bom Molotov Warnai Aksi Demo di Luar Gedung Dewan Legislatif Hong Kong

Pada Minggu (1/9/2019), meski polisi dapat mencegah kembali terjadinya aksi menduduki terminal bandara, setidaknya 25 penerbangan terpaksa dibatalkan setelah pengunjuk rasa melakukan aksi memblokir rute jalan menuju ke bandara.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.