Kompas.com - 31/08/2019, 19:36 WIB
Salah seorang peserta unjuk rasa Hong Kong bersiap melemparkan bom molotov dalam aksi demontrasi pada Sabtu (31/8/2019). AFP / ANTHONY WALLACESalah seorang peserta unjuk rasa Hong Kong bersiap melemparkan bom molotov dalam aksi demontrasi pada Sabtu (31/8/2019).

HONG KONG, KOMPAS.com - Massa pengunjuk rasa kembali turun ke jalan dalam aksi demonstrasi pada akhir pekan ke-13 di Hong Kong, Sabtu (31/8/2019).

Massa berkumpul di luar gedung Dewan Legislatif, meski telah ada larangan unjuk rasa dari pihak berwenang.

Demonstrasi kali ini terjadi setelah dilakukannya penangkapan terhadap sejumlah tokoh aktivis pro-demokrasi oleh pihak kepolisian Hong Kong, pada Jumat (30/8/2019).

Penyelenggara aksi awalnya sempat membatalkan aksi pada akhir pekan ini, setelah polisi mengeluarkan larangan dengan alasan keamanan.

Baca juga: Media China: Pasukan di Hong Kong Tak Akan Tinggal Diam jika Situasinya Memburuk

Namun massa tetap turun ke jalan, berbaris dan berkumpul di luar gedung Dewan Legislatif sambil meneriakkan "rebut kembali Hong Kong, revolusi zaman kita".

Massa pengunjuk rasa sebagian mengenakan kaus hitam sebagai identitas mereka, serta membawa payung berwarna-warni.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Aksi demonstrasi kali ini juga berujung pada bentrokan dengan petugas keamanan, yang mulai menembakkan meriam air dan gas air mata.

Sementara para pengunjuk rasa membalas dengan melemparkan bongkahan batu dan bom molotov yang memicu munculnya api.

Baca juga: Pasukan China Terlihat Bergerak Menuju Hong Kong di Tengah Rencana Demo

Massa demonstran sempat menghancurkan penghalang di luar gedung parlemen Hong Kong, namun kemudian dipukul mundur menggunakan meriam air dan gas air mata.

Meriam air itu menembakkan air berwarna biru, yang menurut media setempat bertujuan untuk memudahkan mengidentifikasi pelaku unjuk rasa.

Air berwarna biru yang ditembakkan petugas keamanan Hong Kong menggunakan meriam air dalam membubarkan massa demonstrasi, Sabtu (31/8/2019).AFP / ANTHONY WALLACE Air berwarna biru yang ditembakkan petugas keamanan Hong Kong menggunakan meriam air dalam membubarkan massa demonstrasi, Sabtu (31/8/2019).

Halaman:


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.