Trump Siap Bertemu dengan Presiden Iran, asal...

Kompas.com - 27/08/2019, 07:25 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (kanan) dan Presiden Iran Hassan Rouhani. via Sky NewsPresiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (kanan) dan Presiden Iran Hassan Rouhani.

BIARRITZ, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, dia siap dengan bertemu Presiden Iran Hassan Rouhani asal "situasinya memungkinkan".

Dalam konferensi pers pertemuan G7 di Biarritz, Perancis, Trump menuturkan Teheran harus menjadi "pemain baik" sebelum dia setuju untuk melangsungkan pertemuan.

"Saya pikir Iran jelas merupakan negara potensial," kata Trump dilansir Sky News Senin (26/8/2019). Dia berkata tak ingin ganti rezim di negara Timur Tengah itu.

Baca juga: Presiden Perancis Undang Menlu Iran ke KTT G7, Trump Kaget


"Kami tidak mencari perubahan seperti itu. Negara ini sudah mengalaminya sebelumnya. Jadi saya kira (ganti rezim) tidak akan berpengaruh," bebernya.

Presiden 73 tahun itu melanjutkan, dia melihat potensi dalam diri Iran dan ingin melihat negara itu berkembang. Namun, dia menekankan Iran tak bisa punya senjata nuklir.

Trump tidak banyak mengomentari pertanyaan apakah bakal ada pertemuan potensial. "Asal situasinya memungkinkan, tidak masalah," ujarnya dikutip AFP.

Namun Presiden Perancis Emmanuel Macron yang mendampinginya mengatakan, dia berharap melihat Trump dan Rouhani duduk dalam satu meja beberapa pekan mendatang.

Pernyataan itu dia sampaikan setelah munculnya Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, di Biarritz di sela KTT G7 yang membuat dunia terkejut.

Macron menyatakan, undangan penuh kejutan yang dilayangkan kepada Zarif, dan kemudian diterima, merupakan "panduan" untuk mengakhiri ketegangan AS-Iran.

Trump membenarkan dia telah memberikan persetujuan kepada Macron guna menyampaikan undangan kepada Zarif. Meski sang menlu berada dalam sanksi AS.

Macron menuturkan, situasi untuk pertemuan Trump serta Rouhani bisa tercipta berkat diplomasi maupun konsultasi yang dilaksanakan secara intensif.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Sky News,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Internasional
Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Internasional
Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X