Kompas.com - 26/08/2019, 17:01 WIB

Pasalnya, ia berpotensi sulit untuk mendapatkan suara terbanyak karena kritik dari pangkalan kekuatan sayap kanannya yang menyerukan tindakan lebih keras terhadap Hamas.

Namun, para analis menduga dia ingin menghindari eskalasi menjelang pemilihan.

Militan Israel dan Palestina di Gaza telah berperang tiga kali sejak 2008.

Baca juga: Hindari Israel, Iran Boikot Kejuaraan Dunia Judo

Sejak awal Agustus, serangan roket dan upaya Palestina untuk menyeberang Israel dari Gaza telah disambut dengan serangan Israel. Aksi ini mengancam gencatan senjata yang rapuh antara Israel dan Hamas.

Israel juga telah menggunakan kebijakan pembatasan penangkapan ikan dan pasokan bahan bakar sebagai senjata. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.