Demo Hong Kong Berlanjut, Mahasiswa Berencana Boikot Perkuliahan selama 2 Pekan

Kompas.com - 23/08/2019, 06:34 WIB
Pelajar dan mahasiswa Hong Kong berkumpul di Edinburgh Place, untuk melakukan aksi protes, pada Kamis (22/8/2019) malam. AFP / ANTHONY WALLACEPelajar dan mahasiswa Hong Kong berkumpul di Edinburgh Place, untuk melakukan aksi protes, pada Kamis (22/8/2019) malam.

HONG KONG, KOMPAS.com - Kelompok mahasiswa Hong Kong mengumumkan rencana untuk memboikot perkuliahan selama dua pekan, demi menjaga aksi protes di jalan tetap berlangsung dan memberi tekanan pada pemerintah.

Aksi demo telah mewarnai kota Hong Kong selama tiga bulan terakhir, dengan kalangan mahasiswa menjadi yang terbanyak melakukan aksi turun ke jalan hampir setiap hari.

Para pemimpin kelompok mahasiswa itu, yang mewakili sebagian besar kampus ternama di Hong Kong, mengatakan jika para mahasiswa akan melewatkan perkuliahan selama dua pekan, dimulai pada awal semester baru, yang dijadwalkan pada 2 September hingga 13 September.

"Waktu dua pekan seharusnya cukup bagi pemerintah untuk benar-benar memikirkan bagaimana mereka harus merespons," kata David Wong, penjabat presiden Persatuan Pelajar Universitas Hong Kong.


Baca juga: Pegawai Konsulat Hong Kong Diduga Ditahan di China, Inggris Khawatir

"Karena situasi yang semakin intens, kami percaya kondisi sosial akan membawa lebih banyak mahasiswa dalam aksi boikot ini," lanjutnya, Kamis (22/8/2019), seperti dikutip AFP.

Para mahasiswa juga mengancam bakal melakukan tindakan lebih jauh jika pemerintah tidak segera menanggapi lima tuntutan pengunjuk rasa, yakni di antaranya pencabutan UU Ekstradisi yang kontroversial, serta penyelidikan independen atas dugaan pelanggaran polisi selama menangani aksi protes.

Wong mengatakan, para mahasiswa akan didorong untuk meluangkan waktunya agar dapat memahami apa yang sedang terjadi di masyarakat dan apa yang harus mereka lakukan demi masa depan kota mereka.

Selama aksi unjuk rasa yang telah digelar berminggu-minggu, kalangan mahasiswa menjadi yang paling menonjol menyuarakan aspirasi mereka.

Baca juga: Terungkap, China Pakai Twitter dan Facebook untuk Lawan Peserta Demo Hong Kong

Aksi demo di kota Hong Kong telah memasuki pekan ke-12 dan dalam beberapa hari terakhir kerap diwarnai bentrokan dengan aparat keamanan.

Salah satu aksi pada Rabu (21/8/2019) malam digelar di kawasan stasiun MRT di Yuen Long.

Dalam protes kali ini, massa demonstran melakukan aksi duduk untuk memperingati insiden penyerangan terharap para pengunjuk rasa oleh sekelompok pria tak dikenal pada 21 Juli lalu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Internasional
Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Internasional
Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Internasional
Korea Utara Mengancam Bakal Beri 'Hadiah Natal', Ini Peringatan AS

Korea Utara Mengancam Bakal Beri "Hadiah Natal", Ini Peringatan AS

Internasional
Aktivis Perubahan Iklim Greta Thunberg Masuk 'Person of the Year' Versi TIME

Aktivis Perubahan Iklim Greta Thunberg Masuk "Person of the Year" Versi TIME

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak 'Panas' di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak "Panas" di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

Internasional
Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X