Trump soal Greenland: Komentar Perdana Menteri Denmark Menjijikkan

Kompas.com - 22/08/2019, 14:04 WIB
Gambar gabungan memperlihatkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen. AFP/TOBIAS SCHWARZ, NICHOLAS KAMMGambar gabungan memperlihatkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen.

Ide untuk membeli Greenland awalnya dianggap sebagai lelucon. Namun seiring lokasinya yang lambat lain dipandang strategis, China dan Rusia mulai menyuarakan ketertarikan.

Greenland merupakan wilayah koloni hingga 1953 sebelum menjadi bagian dari Kerajaan Denmark, dan mendapat "teritori otnomi" pada 1979 silam.

Dari total populasi yang mencapai 55.000 jiwa, dengan 17.000 tinggal di ibu kota Nuuk, lebih dari 90 persen di antaranya merupakan Inuit, suku asli Asia Tengah.

Pemerintah Greenland sudah menegaskan bahwa tanah mereka tidak dijual, dengan Frederiksen dalam konferensi pers juga menyatakan pendapat yang sama.

Baca juga: Trump Berniat Beli Greenland, Politisi Denmark: Ada Wilayah AS yang Bisa Dijual?

"Saya benar-benar marah dan terkejut bahwa Presiden AS telah membatalkan kunjungan. Namun AS adalah sekutu kami. Relasi dua negara tidak berada dalam krisis," ujarnya.

Tunjukkan Rasa Hormat

Penundaan yang diumumkan Trump di Twitter menimbulkan reaksi keras di Denmark, dengan sejumlah elite politik menganggapnya sebagai penghinaan bagi rakyat.

Bahkan, ada juga yang menganggap pembatalan itu merupakan hinaan bagi Ratu Margrethe II. Sebab, diketahui sang Ratu sendiri yang mengundang Trump.

"Benar-benar melampaui imajinasi. Pria ini tidak bisa diprediksi," kata Morten Ostegaard dari Partai Liberal Sosial yang masuk dalam koalisi pemerintah.

Rasmus Jarlov, politisi dari oposisi Partai Konservatif dengan marah menyatakan Trump menganggap Greenland bisa dijual, dan tanpa alasan membatalkan setelah ditolak.

"Apakah ada wilayah AS yang bisa dijual? Alaska mungkin? Tolong tunjukkan rasa hormat," tegasnya.

Baca juga: Batal Berkunjung Gara-gara Greenland, Trump Dianggap Hina Ratu Denmark

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Internasional
Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Internasional
Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Internasional
Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Internasional
Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Internasional
Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Internasional
Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

Kisah Pengantin Pesanan China: Anak Saya Diejek Anak Pelacur

Internasional
Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X