Taiwan Tawarkan Suaka bagi Peserta Demo Hong Kong, China Marah

Kompas.com - 19/08/2019, 20:56 WIB
Pengunjuk rasa anti-pemerintah berdiri di sebuah barikade yang dibuat dari troli bandara saat berunjuk rasa di Bandara Hong Kong, China, Selasa (13/8/2019). Demo Hong Kong berlangsung intens dalam dua bulan terakhir dan berujung ricuh sejak UU Ekstradisi yang kontroversial mulai mendapat penolakan dari masyarakat. ANTARA FOTO/REUTERS/ISSEI KATOPengunjuk rasa anti-pemerintah berdiri di sebuah barikade yang dibuat dari troli bandara saat berunjuk rasa di Bandara Hong Kong, China, Selasa (13/8/2019). Demo Hong Kong berlangsung intens dalam dua bulan terakhir dan berujung ricuh sejak UU Ekstradisi yang kontroversial mulai mendapat penolakan dari masyarakat.

BEIJING, KOMPAS.com - China menyuarakan kemarahan mereka setelah Taiwan menawarkan suaka kepada orang-orang yang diduga merupakan peserta demo Hong Kong.

Presiden Tsai Ing-wen menyuarakan dukungan Juli lalu dengan memberi suaka bagi para pendemo di tengah krisis yang telah memasuki pekan ke-12 ini.

Juru bicara Kantor Hubungan Taiwan kabinet China Ma Xiaoguang memperingatkan pemerintahan Tsai untuk berhenti "mencampuri" urusan internal Hong Kong atau menampung kriminal.

Baca juga: 12 Minggu Demo Hong Kong, 180 Polisi Terluka, Keluarga dan Kerabat Jadi Sasaran Intimidasi


Menurut Ma, Taipei tak hanya mengabaikan fakta dan membalik kebenarannya, namun juga memberikan perlindungan bagi sosok-sosok yang dianggap sebagai pengacau.

"Tak hanya itu. Taiwan juga membakar semangat mereka (para pendemo) untuk semakin menghancurkan Hong Kong," kecam Ma sebagaimana dikutip AFP Senin (19/8/2019).

Bulan lalu, puluhan aktivis pusat finansial dunia itu kabur setelah masuk ke gedung parlemen, dengan Taiwan mneyatakan bakal memberikan bantuan.

Ma menuturkan, dengan keputusan pemerintah Presiden Tsai untuk memberikan suaka bagi peserta demo Hong Kong, dia menuduh Taiwan sudah menjadi "surga para kriminal".

"Jika demikian, bagaimana keselamatan dan kesejahteraan rakyat mereka nantinya?" tanya Ma. China masih menganggap pulau itu sebagai wilayah yang harus disatukan.

Demonstrasi itu terjadi sejak awal Juni ketika oposisi menentang UU Ekstradisi yang mengizinkan terduga kriminal untuk dikirim ke China daratan.

Kritik yang berembus menyatakan bahwa mereka khawatir kemerdekaan Hong Kong bakal terenggut, dengan aturan itu bisa dipakai untuk membungkam lawan politik.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Sumber AFP
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Alasan Kiribati Memutuskan Hubungan Diplomatik dengan Taiwan dan Akui China

Ini Alasan Kiribati Memutuskan Hubungan Diplomatik dengan Taiwan dan Akui China

Internasional
Arab Saudi Bakal Bertindak Jika Iran Terbukti Terlibat dalam Serangan ke Kilang Minyak Aramco

Arab Saudi Bakal Bertindak Jika Iran Terbukti Terlibat dalam Serangan ke Kilang Minyak Aramco

Internasional
Ribuan Fans Alien Datangi Area 51 di Padang Pasir Nevada, 5 Orang Ditahan

Ribuan Fans Alien Datangi Area 51 di Padang Pasir Nevada, 5 Orang Ditahan

Internasional
Garda Revolusi: Setiap Negara yang Serang Iran Bakal Jadi 'Medan Perang'

Garda Revolusi: Setiap Negara yang Serang Iran Bakal Jadi "Medan Perang"

Internasional
Anwar Ibrahim, Dipenjara karena Tuduhan Sodomi, Kini Jadi Calon Pewaris Takhta Mahathir

Anwar Ibrahim, Dipenjara karena Tuduhan Sodomi, Kini Jadi Calon Pewaris Takhta Mahathir

Internasional
Mawlamyine, Kota yang Ditinggalkan Penduduknya

Mawlamyine, Kota yang Ditinggalkan Penduduknya

Internasional
Ketika Kopi Membantu Veteran Vietnam Membesarkan Keluarganya

Ketika Kopi Membantu Veteran Vietnam Membesarkan Keluarganya

Internasional
Mahathir: Saya Akan Umumkan Tanggal Penyerahan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim

Mahathir: Saya Akan Umumkan Tanggal Penyerahan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim

Internasional
Diminta Arab Saudi, Pentagon Bakal Kirim Pasukan Bantuan ke Wilayah Teluk

Diminta Arab Saudi, Pentagon Bakal Kirim Pasukan Bantuan ke Wilayah Teluk

Internasional
Pertama Kali, Resepsi Diplomatik Peringatan HUT Kemerdekaan RI Digelar di Gedung Senat AS

Pertama Kali, Resepsi Diplomatik Peringatan HUT Kemerdekaan RI Digelar di Gedung Senat AS

Internasional
Trump Umumkan Sanksi Baru dan Terberat terhadap Iran, tapi..

Trump Umumkan Sanksi Baru dan Terberat terhadap Iran, tapi..

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Kilang Minyak Aramco Diserang | Pelaku Pembunuhan Hwaseong Terungkap

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Kilang Minyak Aramco Diserang | Pelaku Pembunuhan Hwaseong Terungkap

Internasional
Ketinggian Pesawat Turun Lebih dari 9.000 Meter dalam 7 Menit, Penumpang Panik

Ketinggian Pesawat Turun Lebih dari 9.000 Meter dalam 7 Menit, Penumpang Panik

Internasional
Ditolak Rumah Sakit, Seorang Ibu Terpaksa Melahirkan di Bak Mandi Rumahnya

Ditolak Rumah Sakit, Seorang Ibu Terpaksa Melahirkan di Bak Mandi Rumahnya

Internasional
Jika Perang Pecah di Timur Tengah, Cadangan BBM Australia Bisa Habis dalam 3 Minggu

Jika Perang Pecah di Timur Tengah, Cadangan BBM Australia Bisa Habis dalam 3 Minggu

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X