Sidang 1MDB Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali Ditunda

Kompas.com - 19/08/2019, 14:22 WIB
Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak tiba di kompleks pengadilan Duta di Kuala Lumpur, pada Rabu (4/7/2018). (AFP/Mohd Rasfan) Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak tiba di kompleks pengadilan Duta di Kuala Lumpur, pada Rabu (4/7/2018). (AFP/Mohd Rasfan)

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Sidang 1Malaysia Development Berhad ( 1MDB) yang menjerat mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dilaporkan mengalami tertunda.

Persidangan itu diputuskan bakal kembali digelar pada pekan depan setelah jaksa penuntut menyatakan mereka belum siap, sebagaimana dilansir AFP Senin (19/8/2019).

Ini merupakan sidang kedua berkaitan soal skandal 1MDB yang dijalani Najib Razak setelah dia dan koalisinya, Barisan Nasional, kalah mengejutkan dalam pemilu tahun lalu.

Baca juga: Kartu Kredit Najib Razak Disebut Dipakai Beli Perhiasan Rp 11 Miliar dalam Sehari

Miliaran dollar AS dari kas badan pembangunan Malaysia itu dan diduga dipakai untuk membeli hunian hingga karya seni baik oleh Najib maupun lingkaran dekatnya.

Sidang pemeriksaan Senin dibuka dengan dakwaan aliran dana mencurigakan sebesar 2,28 miliar ringgit, sekitar Rp 7,7 triliun, yang diduga diambil dari kas 1MDB.

Namun ketua jaksa penuntut Gopal Sri Ram kepada hakim di Kuala Lumpur menyatakan, mereka mengajukan permintaan untuk menunda sidang hingga September.

"Kami belum bisa memprosesnya," terang Ram. Dia berasalan pihaknya masih mengurus sidang pertama Najib, dengan setumpuk dokumen yang harus diserahkan kepada kuasa hukum Najib maupun saksi.

Hakim lalu menyetujui. Namun dia menegaskan hanya bisa menunda hingga Senin pekan depan (26/8/2019), dengan sidang yang mendengarkan setidaknya 25 dakwaan.

Najib Razak mendapat 21 dakwaan pencucian uang dan empat penyalahgunaan kekuasaan. Termasuk dugaan transfer ilegal dari bank luar negeri ke rekeningnya.

Mantan PM berusia 66 tahun itu membantah tuduhan yang menjadi saga di Malaysia, dan menorehkan catatan kelam selama pemerintahannya periode 2009-2018.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X