Kapal Tanker Iran yang Ditahan Inggris Tinggalkan Pelabuhan Gibraltar

Kompas.com - 19/08/2019, 08:48 WIB
Foto bertanggal 15 Agustus 2019, menunjukkan kapal tanker Iran, Grace 1 saat di pelabuhan Gibraltar. AFP / JORGE GUERREROFoto bertanggal 15 Agustus 2019, menunjukkan kapal tanker Iran, Grace 1 saat di pelabuhan Gibraltar.

GIBRALTAR, KOMPAS.com - Kapal tanker minyak milik Iran yang sempat ditahan lebih dari satu bulan oleh Inggris akhirnya dibebaskan dan telah meninggalkan pelabuhan Gibraltar pada Minggu (18/8/2019) malam.

Menurut situs web pemantau lalu lintas kelautan, Marine Traffic, kapal tanker Grace 1 milik Iran, yang ditahan sejak 4 Juli lalu, dilaporkan telah mengangkat sauh dan berlayar ke selatan meninggalkan pelabuhan Gibraltar.

Otoritas Gibraltar belum mengonfirmasi laporan keberangkatan kapal tanker Iran tersebut.

Kapal tanker Grace 1 tersebut telah menjadi awal perselisihan antara Iran dengan Inggris, di tengah peningkatan ketegangan yang terjadi di wilayah Teluk.


Baca juga: Otoritas Gibraltar Putuskan Segera Membebaskan Kapal Tanker Iran

Kapal tanker tersebut ditahan Marinir Inggris dibantu otoritas Gibraltar setelah dituduh mengirimkan minyak ke Suriah, yang melanggar sanksi Uni Eropa.

Namun setelah lebih dari satu bulan ditahan, kapal tanker itu diputuskan untuk dibebaskan.

Seorang hakim Gibraltar telah memerintahkan pembebasan kapal tanker Grace 1 pada Kamis (15/8/2019) pekan lalu.

Pejabat Iran menambahkan bahwa kru kapal telah tiba di Gibraltar untuk membawa kapal tanker, yang kini berganti nama menjadi Adrian Darya, itu beserta muatan 2,1 juta barel minyak.

Departemen Kehakiman AS sempat mengajukan permintaan pada menit-menit terakhir, Jumat (16/8/2019), agar kapal tanker Iran itu tetap ditahan di Gibraltar.

Baca juga: Gibraltar Tolak Perintah AS Tahan Kapal Tanker Super Iran

Washington bersikeras kapal tanker itu harus ditahan dengan menuduhnya telah terlibat dan mendukung pengiriman ilegal ke Suriah oleh Garda Revolusi Iran, yang telah dinyatakan sebagai kelompok teroris oleh Washington.

Akan tetapi pemerintah Gibraltar menyatakan tidak akan menuruti permintaan itu, dengan alasan tidak dapat meminta perintah pengadilan untuk menahan kapal tanker itu karena sanksi AS terhadap Iran tidak berlaku di Uni Eropa.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
DPR AS Bakal Rilis 2 Pasal Pemakzulan Trump, Apa Saja?

DPR AS Bakal Rilis 2 Pasal Pemakzulan Trump, Apa Saja?

Internasional
Berhubungan Seks di Mobil, Pasangan di Ukraina Ditembak dan Dikubur Hidup-hidup oleh Pencuri

Berhubungan Seks di Mobil, Pasangan di Ukraina Ditembak dan Dikubur Hidup-hidup oleh Pencuri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X