Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 18/08/2019, 20:46 WIB

KOMPAS.com – Perayaan hari kemerdekaan Indonesia baru saja berlalu. Bendera merah putih masih dapat kita temui di berbagai jalan atau sudut-sudut kota.

Ya, berdasarkan kesepakatan para pendiri bangsa, bendera negara Indonesia memiliki warna merah dan putih. Kedua warna tersebut terbagi dua secara horizontal, merah di bagian atas, dan putih di bagian bawah.

Namun ternyata, bendera negara semacam itu bukan hanya dimiliki oleh Indonesia.

Sebuah negara kota di Eropa Barat bernama Monako, juga memiki bendera kenegaraan yang secara visual terlihat persis dengan Sang Saka Merah Putih.

Lalu apa perbedaan di antara keduanya?

Baca juga: Pertama Kali, LED Burj Khalifa Tampilkan Bendera Indonesia dalam Peringatan 17 Agustus

Dimensi

Sebagaimana disebutkan dalam World Atlas, secara fisik, perbedaan yang dapat dilihat dari kedua bendera berwarna merah dan putih itu adalah dari dimensi rasionya.

Bendera Indonesia memiliki perbandingan lebar dan panjang 2:3, sementara Bendera Monako memiliki perbandingan rasio 4:5.

Sehingga jika dilihat, bendera milik Indonesia terlihat lebih panjang dan ramping dibandingnkan dengam bendera Monako yang cenderung lebih melebar mendekati bentuk persegi.

Makna

Lebih jauh, yang membedakan keduanya adalah makna yang dikandung oleh masing-masing bendera negara.

Merah dalam bendera Indonesia melambangkan warna darah yang menggambarkan keberanian bangsa dalam mengusir musuh selama masa penjajahan. Dan warna putih melambangkan kesucian hati bangsa dalam setiap tindakannya.

Sementara itu, warna merah dan putih dalam Bendera Monako merupakan warna yang sangat identik dengan House of Grimaldi. Grimaldi adalah sebuah dinasti yang berperan dalam sejarah berdirinya negara berpenduduk sekitar 40.000 jiwa itu.

Merah dan putih diklaim mencerminkan nilai-nilai positif seorang manusia. Merah digunakan untuk mengasosiasikan daging dalam tubuh manusia, sedangkan putih diartikan sebagai kemurnian dalam berkehidupan spiritual.

Awal dipatenkan

Bendera Monako yang berwarna Merah Putih pertama kali dipatenkan pada 4 April 1881 di masa pemerintahan Pangeran Charles III.

Sementara Bendera Indonesia secara resmi menjadi bendera negara pada 17 Agustus 1945, tepat di hari Republik ini menyatakan kemerdekaannya, 74 tahun yang lalu.

Jika dilihat dari waktu penetapannya, Monako memang jauh lebih awal daripada Indonesia. Hal ini juga pernah menimbulkan permasalahan di antara 2 negara beda benua ini.

Baca juga: Polisi dan Warga Turunkan Paksa Umbul-umbul Mirip Bendera Belanda

Perdebatan masa lalu

Monako sempat tidak setuju atas pilihan warna Bendera Indonesia yang sama persis dengan negaranya. Bukan hanya tidak setuju, Monako juga tidak mengakui Bendera Indonesia pada saat itu.

Karenanya, Monako sempat meminta Indonesia mengubah corak atau motif benderanya agar tidak terjadi kesamaan yang persis.

Pihak Monako merasa lebih berhak atas corak tersebut karena sudah lebih dulu mematenkannya, sebelum Indonesia merdeka.

Namun Indonesia menolaknya dengan alasan pilihan warna merah dan putih didasarkan pada sejarah panjang negara yang sudah berlangsung ratusan tahun lamanya. Bahkan, sebelum monopoli kerajaan di Monako berlangsung.

Hingga akhirnya Indonesia dan Monako bersepakat, meletakkan dimensi rasio sebagai pembeda antara bendera negara keduanya.

Monako 4:5, dan Indonesia 2:3.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.