Demi Bebaskan Pacar dari Penjara, Gadis Ini Berusaha Bunuh Ibu

Kompas.com - 16/08/2019, 15:37 WIB
Kanchana Srisung, seorang gadis berusia 25 tahun di Thailand yang mengaku berusaha membunuh ibunya demi membebaskan pacar dari penjara. ViralPress via Daily MirrorKanchana Srisung, seorang gadis berusia 25 tahun di Thailand yang mengaku berusaha membunuh ibunya demi membebaskan pacar dari penjara.

Jika dihitung, Kanchana mengatakan baik asuransi dan tanah di Thailand kawasan utara itu mempunyai nilai hingga 10 juta baht, atau sekitar Rp 4,6 miliar.

Nenek Kanchana yang bernama Pom menuturkan, bukan kali ini saja cucunya berusaha melenyapkan ibunya sendiri. Januari, Ueamduean ternyata juga berusaha dibunuh.

"Untungnya, si pelaku meleset," ujar Pom. Ueamduean yang masih dirawat berkata, dia memaafkan putrinya. Namun tidak akan mengunjunginya di penjara.

Ueamduean mengaku dia tidak segera melapor ke polisi ketika insiden pertama Januari lalu karena menyesal putrinya bisa membuat kebodohan seperti itu.

Namun kini setelah dia kembali ditembak, dia menyatakan tidak ingin tinggal dengan putrinya. Jadi, dia membiarkan polisi untuk melakukan tugasnya.

Mayor Polisi Daoloi Muendej menjelaskan mereka yakin, Kanchana melakukan aksi itu karena si pacar yang dipenjara karena tersangkut kasus narkoba.

"Meski Kanchana sudah mengaku, kami masih membutuhkan investigasi lanjutan karena dia tidak punya catatan kriminal. Kami meyakini adalah pacarnya yang menyuruhnya," kata Muendej.

Baca juga: Fakta Kasus Pria Tusuk Pacarnya 22 Kali, Marah Diminta Tanggung Jawab hingga Ditembak Polisi

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X