Trump Klaim Pertemuan dengan Kim Jong Un Terjadi Berkat Twitter

Kompas.com - 16/08/2019, 07:52 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) dan Presiden AS Donald Trump melintasi Garis Demarkasi Militer yang membagi Korea Utara dan Korea Selatan di zona demiliterisasi (DMZ) Korea, Minggu (30/6/2019). Kedatangan Trump ke zona demiliterisasi Korea awalnya diagendakan untuk pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, namun Presiden Moon mengatakan fokus akan lebih kepada pertemuan Trump dengan Kim Jong Un. AFP/BRENDAN SMIALOWSKIPemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) dan Presiden AS Donald Trump melintasi Garis Demarkasi Militer yang membagi Korea Utara dan Korea Selatan di zona demiliterisasi (DMZ) Korea, Minggu (30/6/2019). Kedatangan Trump ke zona demiliterisasi Korea awalnya diagendakan untuk pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, namun Presiden Moon mengatakan fokus akan lebih kepada pertemuan Trump dengan Kim Jong Un.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un Juni lalu merupakan salah satu momen bersejarah tahun ini.

Sebabnya, Trump menjadi presiden aktif pertama AS yang menginjakkan kakinya di wilayah Korut dalam pertemuan singkat yang berlangsung di Panmunjom itu.

Trump pun mempunyai jawaban mengapa pertemuan dengan Kim Jong Un bisa terjadi: karena sang pemimpin Korut itu langsung merespons kicauannya di Twitter.

Baca juga: Kim Jong Un Pakai Jam Tangan Rp 171 Juta saat Awasi Peluncuran Rudal Korea Utara

Kepada radio New Hampshire Today, Trump menuturkan Kim merespons dalam waktu 10 menit setelah dia mengunggah twit mengajak bertemu di perbatasan.

Dilansir AFP Kamis (15/8/2019), itu berarti ada orang lain di Pyongyang, mungkin Kim sendiri, yang terus memantau kicauan Twitter presiden 73 tahun itu.

Trump kemudian mengisahkan ketika dia di Korea Selatan (Korsel), dia mempunyai ide untuk menggelar pertemuan di desa yang lokasi terpercaya dua negara.

Saat itu, dia menuturkan tidak banyak orang tahu bagaimana caranya berkomunikasi dengan Kim. Karena itu, dia memutuskan mengunggah sebuah twit.

"Saya mengatakan 'Hei, saya pergi ke Korsel saat ini. Jika Anda (Kim) ingin bertemu selama beberapa menit, mari kita lakukan'," ujar presiden ke-45 AS itu.

"Saya kemudian segera mengunggahnya ke Twitter dan 10 menit kemudian, dia langsung menelepon dalam jeda 10 menit," terang pemimpin dari Partai Republik itu.

Pernyataan Trump itu pun membantah spekulasi bahwa pertemuan itu memang sudah dipersiapkan secara rahasia sembari Trump menghadiri pertemuan KTT G-20 di Osaka, Jepang.

"Jika Pemimpin Kim dari Korea Utara melihat ini, saya ingin menemuinya di perbatasan/DMZ. Mungkin untuk berjabat tangan dan menyapa halo?" demikian twit Trump ini.

Sehari setelahnya, Trump kemmudian menjadi presiden pertama AS yang masih menjabat yang menorehkan sejarah dengan menapakkan kakinya di negara komunis itu.

"Saya kira, ini adalah hal yang sangat gila. Twitter adalah cara berkomunikasi dan mengungkapkan kata-kata terbaik yang saya gunakan," papar Trump.

Adapun Kim tidak pernah menggunakan Twitter untuk mengomunikasikan kebijakan atau pun undangan. Namun, nampaknya dia melihat segala manuver Presiden Trump.

Baca juga: Trump Sebut Xi Jinping Perlu Temui Para Pengunjuk Rasa di Hong Kong

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Internasional
Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Internasional
Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Internasional
Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Internasional
Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Internasional
Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Internasional
Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Internasional
Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Internasional
Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

Internasional
Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Internasional
Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Internasional
Wabah Virus Corona, Turki dan Pakistan Tutup Pintu Perbatasan dengan Iran

Wabah Virus Corona, Turki dan Pakistan Tutup Pintu Perbatasan dengan Iran

Internasional
Presiden Xi Jinping: Virus Corona adalah Darurat Kesehatan Terbesar China

Presiden Xi Jinping: Virus Corona adalah Darurat Kesehatan Terbesar China

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X