Norwegia Klaim Deteksi Adanya Radiasi di Perbatasan dengan Rusia Pascaledakan

Kompas.com - 15/08/2019, 20:11 WIB
Ilustrasi ledakan. SHUTTERSTOCKIlustrasi ledakan.

OSLO, KOMPAS.com - Otoritas keamanan nuklir Norwegia sedang menganalisis sejumlah kecil yodium radioaktif yang terdeteksi pada udara di perbatasan utara negara itu beberapa hari pascaledakan di fasilitas uji coba Rusia.

Otoritas keamanan nuklir dan radiasi Norwegia, DSA, mengklaim telah mendeteksi adanya yodium radioaktif di stasiun penyaringan udara di wilayah Svanhovd, yang berada di perbatasan Rusia. Kedua negara dipisahkan oleh sebuah sungai.

Disampaikan bahwa sampel yang dikumpulkan pada periode Jumat-Senin (9-12/8/2019), sedangkan insiden ledakan di wilayah Arkhangelsk, Rusia utara, terjadi pada Kamis (8/8/2019) lalu.

Baca juga: Radiasi Melonjak Pascaledakan, Rusia Perintahkan Evakuasi Desa Dekat Lokasi Insiden


"Saat ini tidak mungkin untuk menentukan apakah deteksi yodium radioaktif terakhir berkaitan dengan insiden ledakan di Arkhangelsk yang terjadi pekan lalu."

"Namun DSA masih terus melakukan pengambilan sampel dan analisis yang lebih sering," kata DSA, dalam pernyataannya, dikutip AFP.

Pengukuran tingkat radiasi semacam itu tidak biasa dilakukan di Norwegia, karena stasiun pemantauannya mendeteksi yodium radioaktif sekitar enam hingga delapan kali setahun dengan sumber yang kerap kali tidak diketahui.

Diberitakan sebelumnya, insiden ledakan terjadi di fasilitas militer di laut lepas wilayah Arktik, utara Rusia pada Kamis (8/8/2019), dan menewaskan lima staf badan nuklir, serta melukai lebih banyak lainnya.

Baca juga: Ledakan di Fasilitas Militer Rusia, Tingkat Radiasi Meningkat 16 Kali Lipat di Atas Normal

Badan pemantauan cuaca Rusia, Rosgidromet mengatakan bahwa perangkat sensornya yang ada di kota Severodvinsk, sekitar 30 kilometer dari situs uji coba, telah mencatat radiasi gamma melampaui level normal pada 4 hingga 16 kali lipat.

Kantor berita Rusia, TASS, mengungkapkan bahwa petugas medis yang merawat korban insiden telah dikirim ke Moskwa untuk menjalani pemeriksaan.

Mereka juga diminta untuk menandatangani dokumen perjanjian yang menyatakan tidak akan membocorkan informasi terkait insiden.

Pemerintah kota Severodvinsk sebelumnya mengatakan, tingkat radiasi di kota itu naik menjadi 2 microsieverts per jam selama sekitar 30 menit pada Kamis (8/8/2019), sebelum kembali ke tingkat normal sekitar 0,1 microsieverts per jam.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X