Pilot Maskapai Rusia Ural Airlines Dipuji Setelah Mendarat Darurat Usai Tabrak Burung

Kompas.com - 15/08/2019, 17:49 WIB
Pemandangan dari Ural Airlines Airbus 321 yang mendarat darurat di ladang jagung dekat Bandara Internasional Zhukovsky setelah menabrak burung tak lama setelah lepas landas pada 15 Agustus 2019.REUTERS/STRINGER Pemandangan dari Ural Airlines Airbus 321 yang mendarat darurat di ladang jagung dekat Bandara Internasional Zhukovsky setelah menabrak burung tak lama setelah lepas landas pada 15 Agustus 2019.

MOSKWA, KOMPAS.com - Pilot maskapai Rusia Ural Airlines dipuji sebagai pahlawan setelah mampu mendarat darurat di ladang jagung usai menabrak kawanan burung.

Pesawat jenis Airbus 321 itu awalnya terbang menuju Simferopol di Crimea ketika menabrak kawanan burung camar tak lama setelah lepas landas dan mengakibatkan gangguan mesin.

Baca juga: Tabrak Kawanan Burung, Maskapai Rusia Ural Airlines Mendarat Darurat di Ladang Jagung

Burung segera terhisap ke mesin jet Ural Airlines dan pilot memutuskan mendarat darurat di ladang jagung sekitar 1 km dari ladang jagung dengan roda pendaratan tertarik.


Dilansir AFP Kamis (15/8/2019), pesawat itu membawa total 233 penumpang dan awak kabin dievakuasi menggunakan seluncur karet, dan ada yang dilarikan ke rumah sakit.

Kementerian Kesehatan Rusia menyatakan ada 23 orang yang terluka dalam insiden itu, termasuk sembilan bocah. Ada tujuh orang yang masih terus dipantau.

Termasuk satu orang yang dilaporkan mengalami gegar otak. "Semua terjadi dalam hitungan detik. Baru saja kami lepas landas, kami kembali mendarat," kata penumpang bernama Irina Usacheva.

Sang pilot, seorang warga asli Yekaterinburg bernama Damir Yusupov dipuji karena berpikir cepat dengan memutuskan mendarat darurat tak jauh dari Bandara Zhukovsky.

Gubernur Sverdlovsk Oblast, region di mana Yekaterinburg berada, Yevgeny Kuyvashev, menyebut awak kabin Ural Airlines menunjukkan kepala dingin dan kemampuan luar biasa.

"Dia (Yusupov) dan timnya sudah menyelamatkan 233 orang. Mereka sangat luar biasa," puji Kuyvashev.

Media Rusia kemudian membandingkannya dengan insiden maskapai AS US Airways yang harus melakukan pendaratan darurat di Sungai Hudson pada 2009 silam.

Insiden kawanan burung yang menabrak pesawat merupakan fenomena umum dengan ribuan laporan terjadi setiap tahun di AS. Namun, jarang menyebabkan kerusakan hebat pada pesawat.

Baca juga: Ada Catatan Ancaman Bom di Toilet Pesawat, Ural Airlines Mendarat Darurat

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jika Terjadi Konflik, Rudal China Bisa Merontokkan Pangkalan AS di Asia dalam Hitungan Jam

Jika Terjadi Konflik, Rudal China Bisa Merontokkan Pangkalan AS di Asia dalam Hitungan Jam

Internasional
Sandera Penumpang Pakai Pistol Mainan, Pelaku Pembajakan Bus Ditembak Mati Polisi

Sandera Penumpang Pakai Pistol Mainan, Pelaku Pembajakan Bus Ditembak Mati Polisi

Internasional
Perdana Menteri Italia Ingin Mengundurkan Diri

Perdana Menteri Italia Ingin Mengundurkan Diri

Internasional
AS Peringatkan Pelabuhan Yunani untuk Tak Bantu Kapal Tanker Iran

AS Peringatkan Pelabuhan Yunani untuk Tak Bantu Kapal Tanker Iran

Internasional
Ambil Pasir dari Pantai Italia, Pasangan Turis dari Perancis Terancam Dipenjara

Ambil Pasir dari Pantai Italia, Pasangan Turis dari Perancis Terancam Dipenjara

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Leon Trotsky Dibunuh di Meksiko

Hari Ini dalam Sejarah: Leon Trotsky Dibunuh di Meksiko

Internasional
Viral Ikan Terperangkap Kantong Plastik, Begini Kisah di Baliknya

Viral Ikan Terperangkap Kantong Plastik, Begini Kisah di Baliknya

Internasional
Keluar dari Perjanjian Nuklir, AS Uji Coba Rudal Jelajah Jarak Menengah

Keluar dari Perjanjian Nuklir, AS Uji Coba Rudal Jelajah Jarak Menengah

Internasional
Pegawai Konsulat Hong Kong Diduga Ditahan di China, Inggris Khawatir

Pegawai Konsulat Hong Kong Diduga Ditahan di China, Inggris Khawatir

Internasional
Trump Berjanji Tak Akan Lakukan Ini di Greenland

Trump Berjanji Tak Akan Lakukan Ini di Greenland

Internasional
Terungkap, China Pakai Twitter dan Facebook untuk Lawan Peserta Demo Hong Kong

Terungkap, China Pakai Twitter dan Facebook untuk Lawan Peserta Demo Hong Kong

Internasional
Seekor Anjing Pit Bull Selamatkan Tuannya dari Gigitan Hiu

Seekor Anjing Pit Bull Selamatkan Tuannya dari Gigitan Hiu

Internasional
Trump Setuju AS Jual 66 Unit Jet Tempur F-16 ke Taiwan

Trump Setuju AS Jual 66 Unit Jet Tempur F-16 ke Taiwan

Internasional
Robot Biksu, Cara Kuil Buddha Berusia 400 Tahun di Jepang Gaet Kaum Muda

Robot Biksu, Cara Kuil Buddha Berusia 400 Tahun di Jepang Gaet Kaum Muda

Internasional
Angkatan Laut AS Siap Jalankan Misi 'Apa Pun' di Venezuela

Angkatan Laut AS Siap Jalankan Misi "Apa Pun" di Venezuela

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X