Tabrak Kawanan Burung, Maskapai Rusia Ural Airlines Mendarat Darurat di Ladang Jagung

Kompas.com - 15/08/2019, 17:09 WIB
Sebuah pesawat milik maskapai Ural Airlines. ShutterstockSebuah pesawat milik maskapai Ural Airlines.

MOSKWA, KOMPAS.com - Maskapai Rusia Ural Airlines dilaporkan harus mendarat darurat di ladang jagung dekat ibu kota Moskwa setelah menabrak kawanan burung.

Sebanyak 23 orang terluka dalam insiden itu, yang menyebabkan pesawat mendarat dalam keadaan mesin mati dan roda pendaratannya tertarik menurut kementerian kesehatan.

Baca juga: Pesawat Asiana Airlines Mendarat Darurat demi Selamatkan Nyawa Penumpang Anak

Maskapai Ural Airlines itu awalnya terbang menuju Simferopol di Crimea ketika menabrak kawanan burung camar tak lama setelah lepas landas dan mengakibatkan gangguna mesin.

Diwartakan BBC Kamis (15/8/2019), media Rusia menyebut pendaratan darurat itu merupakan "keajaiban dari Ramensk". Pesawat itu dipastikan tidak akan terbang lagi.

Pesawat jenis Airbus 321 itu membawa total 233 penumpang dan awak kabin ketika ada beberapa ekor burung masuk ke dalam mesin, dengan pilot memutuskan mendarat darurat.

Salah seorang penumpang yang tidak disebutkan identitasnya mengungkapkan, pesawat bergetar hebat begitu lepas landas. Lima detik kemudian, lampu di kanan pesawat mulai menyala.

"Kemudian terdapat juga bau seperti terbakar. Kemudian pesawat segera mendarat dan kami memutuskan untuk segera keluar dan pergi sejauh mungkin," ucapnya.

Badan transportasi udara Rosaviatsia menerangkan, pesawat langsung mendarat di ladang jagung sekitar satu kilometer dari landasan pacu Bandara Internasional Zhukovsky.

Awak kabin dengan sigap segera membantu mengeluarkan penumpang, dengan yang terluka dilarikan ke rumah sakit dan ada juga yang dibawa kembali ke bandara.

Kementerian kesehatan menyatakan lima bocah masuk dalam korban luka. "Kami mempertimbangkan korban terluka berada dalam kondisi serius," ujar kementerian.

Direktur Jenderal Ural Airlines Kirill Skuratov kepada TASS mengatakan, penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan bisa masuk penerbangan alternatif setelah melalui pemeriksaan kesehatan.

Media Rusia kemudian membandingkannya dengan insiden maskapai AS US Airways yang harus melakukan pendaratan darurat di Sungai Hudson pada 2009 silam.

Insiden kawanan burung yang menabrak pesawat merupakan fenomena umum dengan ribuan laporan terjadi setiap tahun di AS. Namun, jarang menyebabkan kerusakan hebat pada pesawat.

Baca juga: Karena Bau Aneh, Pesawat Maskapai American Airlines Jurusan Inggris Mendarat Darurat

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat 'Refund' dari Toko Hewan

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat "Refund" dari Toko Hewan

Internasional
Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Internasional
Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Internasional
Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Internasional
Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Internasional
'Dibully' Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

"Dibully" Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

Internasional
Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan 'Doa Perdamaian' untuk Paus Fransiskus

Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan "Doa Perdamaian" untuk Paus Fransiskus

Internasional
Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Internasional
Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Internasional
Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Internasional
Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Internasional
Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

Internasional
China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X