Galang Dana secara Online, Aktivis Anti-Pemerintah Hong Kong Kumpulkan Rp 27 Miliar

Kompas.com - 14/08/2019, 17:38 WIB
Massa demontran duduk dan berkumpul di aula kedatangan bandara internasional Hong Kong, pada Jumat (26/7/2019). REUTERS / EDGAR SUMassa demontran duduk dan berkumpul di aula kedatangan bandara internasional Hong Kong, pada Jumat (26/7/2019).

HONG KONG, KOMPAS.com - Gerakan aktivis anti-pemerintah Hong Kong ternyata tidak hanya digelar dengan cara unjuk rasa turun ke jalan atau menduduki bandara.

Aktivis anti-pemerintah Hong Kong juga melakukan penggalangan dana secara online untuk membiayai kampanye melalui iklan internasional.

Dilansir SCMP, penggalangan dana online dibuka pada Senin (12/8/2019) lalu melalui forum lokal populer LIHKG, mulai pukul 10.30 pagi dan ditutup tiga jam kemudian.

Target awal penggalangan dana sebesar 7,8 juta dollar Hong Kong (sekitar Rp 14 miliar) terkumpul hanya dalam waktu satu setengah jam.

Saat penggalangan dana ditutup sekitar pukul 13.30, dengan donatur lebih dari 22.500 orang, terkumpul total 15,4 juta dollar Hong Kong atau sekitar Rp 27,9 miliar.

Baca juga: Tongkat Pemukul dan Semprotan Merica Warnai Kerusuhan di Bandara Hong Kong

Langkah penggalangan dana itu dilakukan menyusul terjadinya bentrokan antara pengunjuk rasa dengan pasukan polisi anti-huru hara di stasiun kereta api pada Minggu (11/8/2019) malam.

Dalam bentrokan yang terjadi di stasiun kereta Kwai Fong, aparat keamanan dilaporkan menembakkan gas air mata, sedangkan di stasiun Tai Koo, petugas melepaskan peluru lada dari jarak dekat ke arah pengunjuk rasa.

Penggalangan dana itu merupakan yang ketiga kalinya dilakukan gerakan anti-pemerintah Hong Kong.

Dana yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk biaya pemasangan iklan di luar negeri yang diharapkan dapat memberi tekanan terhadap para pemimpin Hong Kong dan China di panggung dunia.

Baca juga: Demo Hong Kong: Tank dan Kendaraan Lapis Baja China Disiagakan di Perbatasan

Dua kampanye penggalangan dana sebelumnya telah digelar pad awal Juli dan berhasil mengumpulkan hampir 10 juta dollar Hong Kong (sekitar Rp 18 miliar).

Uang yang terkumpul dalam kampanye penggalangan dana sebelumnya telah digunakan untuk memasang iklan di setidaknya 20 surat kabar utama di 13 negara selama berlangsungnya KTT G20 di Osaka, Jepang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber SCMP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Internasional
Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Internasional
Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Internasional
Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Internasional
Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Internasional
Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Internasional
Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Internasional
Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Internasional
Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X