Kim Jong Un Pakai Jam Tangan Rp 171 Juta saat Awasi Peluncuran Rudal Korea Utara

Kompas.com - 14/08/2019, 15:41 WIB
Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un ketika menyaksikan uji coba senjata kaliber besar terbaru yang dia klaim bakal membuat musuh sangat kesulitan. AFP via Daily MirrorPemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un ketika menyaksikan uji coba senjata kaliber besar terbaru yang dia klaim bakal membuat musuh sangat kesulitan.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Kim Jong Un terlihat mengenakan sebuah jam tangan mewah saat mengawasi jalannya peluncuran rudal Korea Utara, pada 25 Juli lalu.

Dalam salah satu foto yang dirilis kantor berita resmi pemerintah KCNA, memperlihatkan Kim Jong Un duduk dengan memegang teropong.

Pada pergelangan tangan kirinya tampak sebuah jam tangan yang setelah diamati para pakar di negara tetangga Korea Selatan diidentifikasi merupakan jam tangan mewah.

Spesialis arloji Korea Selatan, Kim Chang-kyu mengatakan, ciri-ciri jam yang ditunjukkan dalam foto menunjukkan kecocokan dengan jam tangan seri Portofino Automatic dari IWC Schaffhausen.

"Rasio bezel dan penampakan lug pada jam tangan Kim Jong Un cocok dengan IWC Portofino Automatic. Penempatan jendela tanggal dan bentuk logo juga identik," kata Kim Chang-kyu.

Baca juga: Kim Jong Un Awasi Langsung Uji Coba Rudal Balistik Korea Utara

Menurut The Sun, jam tangan mewah tersebut berharga 10.000 poundsterling atau sekitar Rp 171 juta.

Jam tangan mewah seri Portofino Automatic dari IWC Schaffhausen.IWC.com Jam tangan mewah seri Portofino Automatic dari IWC Schaffhausen.
PBB telah menjatuhkan sanksi kepada Korea Utara atas program nuklirnya dengan salah satunya melarang masuknya barang-barang mewah ke negara tertutup itu.

Namun Pyongyang telah beberapa kali kedapatan melanggar sanksi tersebut dengan menampilkan sejumlah barang mewah yang dikenakan pemimpinnya, Kim Jong Un.

 

Kim Jong Un juga beberapa kali terlihat mengendarai mobil mewah saat berkunjung ke luar negeri, seperti mobil Rolls-Royce Phantom, yang berharga mulai dari 450.000 dollar AS (sekitar Rp 6,4 miliar).

Baca juga: Dicurigai Melanggar Sanksi, PBB Selidiki Koleksi Mobil Mewah Kim Jong Un

Beberapa hari sebelumnya, Korea Utara juga seolah mengejek sanksi PBB dengan membuka pusat perbelanjaan khusus barang-barang mewah di Pyongyang.

Daesong Departement Store tersebut membuka toko-toko untuk barang-barang bermerek seperti Rolex, Adidas, dan Nike, juga parfum Chanel.

Sanksi tersebut bertujuan untuk memangkas ekspor Korea Utara dan memotong 90 persen perdagangannya.

Tetapi sebuah laporan Studi Pertahanan Tingkat Lanjut AS menemukan bahwa Korea Utara memiliki kemampuan pengadaan yang canggih untuk memenuhi permintaan akan barang mewah di dalam negeri.

Bahkan disebutkan bahwa rezim Kim Jong Un masih terus mempertahankan kemampuan pengadaan barang-barang yang dilarang melalui negara-negara sekutu AS, meski ada sanksi.

Baca juga: Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Hal lain yang membuat pengadaan barang-barang mewah oleh rezim Kim Jong Un itu terkesan tak pantas yakni karena fakta bahwa Korea Utara saat ini tengah menghadapi kekurangan pangan yang parah akibat kekeringan terburuk dalam lebih dari 35 tahun.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber The Sun
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Internasional
Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Internasional
Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Internasional
Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X