Gagal Penuhi Target, Karyawan di China Dihukum Minum Darah Ayam dan Makan Ikan Hidup

Kompas.com - 14/08/2019, 08:27 WIB
Tayangan video memperlihatkan para karyawan sebuah perusahaan di China memakan ikan hidup dan minum darah ayam setelah diberitakan gagal memenuhi target penjualan. Screengrab from YouTubeTayangan video memperlihatkan para karyawan sebuah perusahaan di China memakan ikan hidup dan minum darah ayam setelah diberitakan gagal memenuhi target penjualan.

GUIYANG, KOMPAS.com - Departemen penjualan sebuah perusahaan di China menuai kritikan setelah menghukum karyawan makan ikan hidup dan minum darah ayam karena gagal memenuhi target.

Kabar hukuman ekstrem bagi pegawai toko penyedia bahan bangunan di Guizhou menyeruak setelah video yang memperlihatkan hukuman itu menyebar di media sosial.

Baca juga: Tak Capai Target, Para Karyawan Dipaksa Minum Air Seni dan Makan Kecoa

Video itu menunjukkan seorang pria mengambil seekor ikan jenis mudfish dari ember plastik dan mengatakan kepada karyawan untuk "menggigitnya hingga putus".

Dilansir Oddity Central Selasa (13/8/2019), terdapat juga adegan orang-orang meminum cairan misterius yang dilaporkan adalah darah ayam, di mana mereka lalu meringis dan muntah.

Juru bicara perusahaan itu akhirnya angkat bicara dengan mengakui adanya aksi itu. Namun, dia mengklaim karyawan yang ada di video berpartisipasi secara sukarela.

Kepada harian Beijing News, juru bicara menerangkan bahwa aksi itu terjadi pada 4 Agustus dan melibatkan 20 staf yang disebut gagal memenuhi target penjualan.

Meski begitu, dia kemudian beralasan bahwa mereka semua ikut sukarela untuk memakan ikan hidup dan minum darah ayam sebagai motivasi di masa depan.

South China Morning Post memberitakan bahkan pemilik toko juga memutuskan menghukum diri dengan melakukan aksi serupa. Namun, kalangan netizen tidak percaya.

Begitu video itu viral, badan ketenagakerjaan lokal langsung melakukan investigasi. Pemilik perusahaan dan manajer dilaporkan seharusnya tak perlu menghukum seperti itu.

Berita soal hukuman itu disebut bukanlah hal baru. Sebelumnya sempat muncul kisah di mana seorang bos menyuruh pegawainya memakan kecoa dan cacing karena dianggap gagal.

"Hukuman ini termasuk biasa di kalangan perusahaan yang menjual bahan bangunan, Saya tak mengerti apa yang pemilik pikirkan," kata seorang warganet.

"Sukarela? Bagi saya kelihatannya mereka seperti ketakutan bakal kehilangan pekerjaan. Bos yang sangat jahat ini punya pikiran yang sesat," sahut netizen lainnya.

Baca juga: Ini Strategi Kementan untuk Capai Target Swasembada Bawang Putih 2021



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X