Kompas.com - 13/08/2019, 19:06 WIB

"Para pengunjuk rasa radikal Hong Kong telah berulang kali menggunakan alat berbahaya untuk menyerang petugas kepolisian."

"Hal itu sudah merupakan kejahatan serius yang menggunakan kekerasan dan juga menunjukkan tanda-tanda pertama munculnya terorisme," kata Yang Guang, juru bicara Kantor Urusan Hong Kong dan Makau dari Kantor Dewan Negara.

Kepolisian China sebelumnya pada 6 Agustus lalu juga telah menggelar latihan pasukan anti-huru hara yang diikuti 12.000 personel di wilayah Shenzhen, yang berbatasan langsung dengan Hong Kong.

Baca juga: 5.000 Pengunjuk Rasa Padati Bandara Hong Kong, Seluruh Sisa Penerbangan Dibatalkan

"Latihan itu bertujuan untuk menjaga stabilitas sosial, mendorong moral polisi dan mempersiapkan pasukan menjelang peringatan 70 tahun berdirinya China," kata kepolisian Shenzhen dalam sebuah pernyataan kepada Global Times.

Sebelumnya, sebuah video yang menunjukkan latihan pasukan China di Hong Kong dalam menghadapi demonstrasi juga telah dirilis militer Beijing.

Sementara itu, seorang pejabat senior dalam pemerintahan Amerika Serikat telah mendesak kepada seluruh pihak yang berseteru untuk menghindari kekerasan di Hong Kong.

"Masyarakat paling baik dilayani ketika pandangan politik yang beragam dihormati dan dapat diungkapkan secara bebas dan damai," kata pejabat itu dengan syarat anonimitas.

Terpisah, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, turut meminta China untuk sangat berhati-hati dan penuh hormat dalam menghadapi pihak-pihak dengan masalah legitimasi di Hong Kong.

Baca juga: Unjuk Kekuatan, 12.000 Polisi China Ikuti Latihan Anti-Huru Hara di Perbatasan Hong Kong

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.