Jika China Sampai Beraksi di Hong Kong, Maka Bakal Terjadi "Bencana"

Kompas.com - 13/08/2019, 18:35 WIB
Massa pengunjuk rasa bereaksi setelah polisi Hong Kong mulai menembakkan gas air mata dalam aksi menentang UU Ekstradisi, Rabu (12/6/2019).AFP / ANTHONY WALLACE Massa pengunjuk rasa bereaksi setelah polisi Hong Kong mulai menembakkan gas air mata dalam aksi menentang UU Ekstradisi, Rabu (12/6/2019).

LONDON, KOMPAS.com - Mantan Gubernur Hong Kong menuturkan, terdapat dampak yang sangat serius jika China sampai melakukan intervensi untuk memadamkan krisis di sana.

Chris Patten, gubernur terakhir Inggris sebelum Hong Kong diserahkan kepada China berujar, daerah itu kini berada di "tepi jurang" karena pemimpinnya, Carrie Lam.

Baca juga: Muncul dalam Konferensi Pers, Pemimpin Hong Kong Ditanya Kapan Mati?

Lam menolak untuk mencabut penuh UU Estradisi yang menjadi pemicu demo maupun mengabulkan tuntutan demonstran untuk menyelidiki perilaku yang dibuat polisi.


"Saya pikir terdapat peningkatan frustrasi dan kemarahan kepada pemerintah karena menolak tuntutan mereka, dan menimbulkan makin banyak kekerasan," kata Patten kepada BBC Radio 4's Today.

Dikutip AFP Selasa (13/8/2019), otoritas bandara mengumumkan membatalkan keberangkatan pesawat setelah pendemo kembali masuk dua hari beruntun.

Krisis yang terjadi selama 10 pekan terakhir memunculkan jutaan rakyat Hong Kong turun ke jalan, dan menjadi tantangan bagi China sejak menerima kota itu dari Inggris 1997 silam.

Patten pun memperingatkan untuk tidak menciptakan ketegangan lagi. Dia menyoroti China yang memberi kesan kecuali berhenti secepatnya, mereka mempertimbangkan opsi lain.

Apalagi, Beijing sempat merilis latihan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) yang bermarkas di Hong Kong disertai dengan kalimat "konsekuensi ada di tanganmu".

Dia menjelaskan sudah memahami opsi apa saja yang bisa dipikirkan China jika merujuk kepada sejarahnya. "Kita sudah melihat Xinjiang, Taiwan, dan pendekatan keras di Hong Kong," paparnya.

Politisi 75 tahun itu mendesak Perdana Menteri Inggris Boris Johnson supaya mengambil sikap lebih tegas kepada China, dan juga menyebut Amerika Serikat (AS).

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jika Terjadi Konflik, Rudal China Bisa Merontokkan Pangkalan AS di Asia dalam Hitungan Jam

Jika Terjadi Konflik, Rudal China Bisa Merontokkan Pangkalan AS di Asia dalam Hitungan Jam

Internasional
Sandera Penumpang Pakai Pistol Mainan, Pelaku Pembajakan Bus Ditembak Mati Polisi

Sandera Penumpang Pakai Pistol Mainan, Pelaku Pembajakan Bus Ditembak Mati Polisi

Internasional
Perdana Menteri Italia Ingin Mengundurkan Diri

Perdana Menteri Italia Ingin Mengundurkan Diri

Internasional
AS Peringatkan Pelabuhan Yunani untuk Tak Bantu Kapal Tanker Iran

AS Peringatkan Pelabuhan Yunani untuk Tak Bantu Kapal Tanker Iran

Internasional
Ambil Pasir dari Pantai Italia, Pasangan Turis dari Perancis Terancam Dipenjara

Ambil Pasir dari Pantai Italia, Pasangan Turis dari Perancis Terancam Dipenjara

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Leon Trotsky Dibunuh di Meksiko

Hari Ini dalam Sejarah: Leon Trotsky Dibunuh di Meksiko

Internasional
Viral Ikan Terperangkap Kantong Plastik, Begini Kisah di Baliknya

Viral Ikan Terperangkap Kantong Plastik, Begini Kisah di Baliknya

Internasional
Keluar dari Perjanjian Nuklir, AS Uji Coba Rudal Jelajah Jarak Menengah

Keluar dari Perjanjian Nuklir, AS Uji Coba Rudal Jelajah Jarak Menengah

Internasional
Pegawai Konsulat Hong Kong Diduga Ditahan di China, Inggris Khawatir

Pegawai Konsulat Hong Kong Diduga Ditahan di China, Inggris Khawatir

Internasional
Trump Berjanji Tak Akan Lakukan Ini di Greenland

Trump Berjanji Tak Akan Lakukan Ini di Greenland

Internasional
Terungkap, China Pakai Twitter dan Facebook untuk Lawan Peserta Demo Hong Kong

Terungkap, China Pakai Twitter dan Facebook untuk Lawan Peserta Demo Hong Kong

Internasional
Seekor Anjing Pit Bull Selamatkan Tuannya dari Gigitan Hiu

Seekor Anjing Pit Bull Selamatkan Tuannya dari Gigitan Hiu

Internasional
Trump Setuju AS Jual 66 Unit Jet Tempur F-16 ke Taiwan

Trump Setuju AS Jual 66 Unit Jet Tempur F-16 ke Taiwan

Internasional
Robot Biksu, Cara Kuil Buddha Berusia 400 Tahun di Jepang Gaet Kaum Muda

Robot Biksu, Cara Kuil Buddha Berusia 400 Tahun di Jepang Gaet Kaum Muda

Internasional
Angkatan Laut AS Siap Jalankan Misi 'Apa Pun' di Venezuela

Angkatan Laut AS Siap Jalankan Misi "Apa Pun" di Venezuela

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X