Tarik Wisatawan, Pemerintah Taiwan Ajak Turis Menginap di Kantor Presiden secara Gratis

Kompas.com - 13/08/2019, 18:10 WIB
Gedung Kepresidenan Taiwan di Taipei. SHUTTERSTOCKGedung Kepresidenan Taiwan di Taipei.

TAIPEI, KOMPAS.com - Pemerintah Taiwan mencari cara untuk kembali menghidupkan pariwisatanya, menyusul larangan China terhadap warganya yang hendak berkunjung ke pulau itu seorang diri.

Cara yang diambil pemerintah Taiwan pun cukup unik dan tak biasa, yakni dengan menawarkan kesempatan kepada wisatawan yang berkunjung ke Taiwan untuk menginap di gedung kepresidenan.

Tak hanya membuka kesempatan kepada wisatawan untuk menginap di gedung kepresidenan berusia 100 tahun di Taipei, tawaran itu datang tanpa biaya alias gratis.

"Saya mengundang Anda untuk mengunjungi Taiwan dan merasakan kehangatan serta keramahan penduduknya," kata Presiden Tsai Ing-wen, dalam sebuah video promosi berbahasa Inggris, seperti dikutip AFP.


Baca juga: Warga China Bakal Dilarang Melakukan Perjalanan secara Individu ke Taiwan

"Dan selagi Anda di sini, kenapa Anda tidak mencoba menjadi tamu saya dan menginap di gedung kepresidenan ini?" tambah Tsai, dalam video.

Dilansir AFP, hingga 20 wisatawan internasional bakal dipilih untuk dapat merasakan pengalaman menginap di gedung kepresidenan Taiwan secara gratis.

Tamu undangan bahkan berkesempatan untuk turut mengikuti upacara pengibaran bendera yang akan dimulai pada pukul 05.30 pagi.

"Program ini adalah yang pertama di dunia. Tujuan kami adalah ingin menunjukkan kebebasan, demokrasi, serta keterbukaan di Taiwan," tambah juru bicara kepresidenan, Xavier Chang.

Pelamar untuk program ini diharuskan telah berusia 20 atau lebih, merupakan warga negara non-Taiwan dan menyerahkan rencana perjalanan mereka disertai sebuah "video kreatif". Akomodasi untuk program ini direncanakan mulai tersedia pada Oktober mendatang.

Baca juga: Larang Warga China Lakukan Perjalanan Individu ke Taiwan, Beijing Disebut Buat Kesalahan Besar

Inisiatif wisata unik itu datang beberapa pekan usai otoritas China mengumumkan penangguhan izin perjalanan secara individu ke Taiwan, yang diyakini bakal menjadi pukulan bagi perekonomian pemerintahan pulau itu.

Pemerintah China menangguhkan program yang memungkinkan warga dari 47 kota untuk mengajukan izin perjalanan individual ke Taiwan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X