Fasilitas Militer Rusia Meledak Diduga karena Uji Coba Rudal, Ini Tanggapan Trump

Kompas.com - 13/08/2019, 11:22 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump didampingi Wakil Presiden Mike Pence berpidato di Washington Senin (5/8/2019) terkait dua penembakan massal yang terakhir akhir pekan lalu yang menewaskan 31 orang. AFP/SAUL LOEBPresiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump didampingi Wakil Presiden Mike Pence berpidato di Washington Senin (5/8/2019) terkait dua penembakan massal yang terakhir akhir pekan lalu yang menewaskan 31 orang.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menanggapi insiden ledakan mematikan yang terjadi di fasilitas rahasia Rusia, diduga berkaitan dengan uji coba senjata.

"AS sudah belajar banyak dari gagalnya rudal yang meledak di Rusia. Kami punya teknologi yang sama, namun lebih canggih," ujar presiden 73 tahun itu di Twitter.

Baca juga: Ledakan di Fasilitas Militer Rusia Akibat Uji Coba Senjata Baru

Dilansir AFP Senin (12/8/2019), Trump menyatakan ledakan rudal jenis Skyfall itu telah menimbulkan kekhawatiran karena meningkatkan level radiasi di sekitar fasilitas.


Pakar menghubungkan ledakan yang ditengarai menewaskan lima orang itu ada hubungannya dengan rudal jelajah nuklir 9M730 Burevestnik, atau dikenal sebagai SSC-X-9 Skyfall oleh NATO.

Senjata itu sempat diperkenalkan oleh Presiden Vladimir Putin awal tahun ini. Lebih lanjut, klaim Trump soal AS punya teknologi sama disanggah pakar Joe Cirincione.

"Ini aneh. Kami sama sekali tidak mempunyai program rudal jelajah nuklir," kata Cirincione di Twitter. Dia berujar AS pernah mencobanya 1960 silam.

Namun, pengerjaan rudal itu tidak selesai karena dianggap terlalu kejam dan gila, bahkan untuk ukuran dua negara yang berseteru saat Perang Dingin.

Kecelakaan itu terjadi di fasilitas militer Arktik yang berlokasi di pesisir Laut Putih pada Kamis (8/7/2019). Namun Rusia baru mengakuinya Sabtu (10/8/2019).

Badan nuklir Kremlin Rosatom menyatakan, rudal itu tengah diuji coba ke laut tatkala bahan bakarnya terbakar dan meledak. Sejumlah staf langsung terlempar ke laut karena ledakan tersebut.

Baca juga: Ledakan di Pangkalan Militer Rusia, Korban Tewas Jadi 5 Orang

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X