[POPULER INTERNASIONAL] Demo di Hong Kong | Pahlawan dalam Aksi Penembakan Masjid Norwegia

Kompas.com - 13/08/2019, 05:53 WIB
Anggota parlemen pro-demokrasi Hong Kong saat menghadiri demonstrasi penggunaan kendaraan meriam air di kompleks Unit Taktis Polisi di Hong Kong, Senin (12/8/2019).REUTERS / THOMAS PETER Anggota parlemen pro-demokrasi Hong Kong saat menghadiri demonstrasi penggunaan kendaraan meriam air di kompleks Unit Taktis Polisi di Hong Kong, Senin (12/8/2019).

KOMPAS.com - Dalam dua bulan terakhir, Hong Kong mengalami krisis dengan terjadi demo yang diinisiasi oleh kelompok pro-demokrasi. Tak kadang di dalamnya muncul gesekan dengan aparat.

Menghadapi aksi unjuk rasa itu, China merilis latihan pasukannya yang bermarkas di kota tersebut, dan memantik komentar para ahli soal konsekuensi serius jika sampai menerjunkannya.

Kemudian dari Norwegia, terjadi aksi penembakan di masjid yang untungnya, tidak berujung kepada korban tewas berkat aksi kepahlawanan satu jemaat di sana.

Artikel demo Hong Kong dan penembakan itu masuk ke dalam empat kabar populer internasional yang terjadi sepanjang Senin (12/8/2019) hingga Selasa pagi (13/8/2019).


1. Jika China Sampai Kerahkan Militer untuk Padamkan Krisis Hong Kong, Ini Konsekuensinya
Demonstrasi yang berlangsung dalam 10 akhir pekan secara beruntun itu memantik reaksi China yang sangat keras hingga rilisnya video Tentara Pembebasan Rakyat.

Para pakar pun bereaksi dengan mengungkapkan Beijing bisa menderita dampak yang cukup serius jika sampai benar-benar menerjunkan pasukan untuk memadamkan demonstrasi.

Mereka berkaca kepada aksi penumpasan unjuk rasa yang terjadi di Lapangan Tiananmen 1989 silam, di mana terdapat korban tewas namun tidak diketahui jumlah pastinya.

Memangnya dampak serius seperti apa yang dijelaskan oleh para pakar? Anda bisa mendapatkan jawabannya secara lengkap dengan membaca di sini.

2. Gas Air Mata dan Peluru Karet Tak Mampu Atasi Unjuk Rasa, Polisi Hong Kong Kerahkan Meriam Air
Kepolisian Hong Kong mulai menggunakan metode baru demi meredakan demonstrasi yang kadang disertai gesekan. Salah satunya melalui penggunaan meriam air.

Kebijakan untuk mendatangkan truk meriam air terjadi setelah upaya menembakkan peluru karet dan kaleng gas air mata nyatanya gagal membendung pengunjuk rasa.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jika Terjadi Konflik, Rudal China Bisa Merontokkan Pangkalan AS di Asia dalam Hitungan Jam

Jika Terjadi Konflik, Rudal China Bisa Merontokkan Pangkalan AS di Asia dalam Hitungan Jam

Internasional
Sandera Penumpang Pakai Pistol Mainan, Pelaku Pembajakan Bus Ditembak Mati Polisi

Sandera Penumpang Pakai Pistol Mainan, Pelaku Pembajakan Bus Ditembak Mati Polisi

Internasional
Perdana Menteri Italia Ingin Mengundurkan Diri

Perdana Menteri Italia Ingin Mengundurkan Diri

Internasional
AS Peringatkan Pelabuhan Yunani untuk Tak Bantu Kapal Tanker Iran

AS Peringatkan Pelabuhan Yunani untuk Tak Bantu Kapal Tanker Iran

Internasional
Ambil Pasir dari Pantai Italia, Pasangan Turis dari Perancis Terancam Dipenjara

Ambil Pasir dari Pantai Italia, Pasangan Turis dari Perancis Terancam Dipenjara

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Leon Trotsky Dibunuh di Meksiko

Hari Ini dalam Sejarah: Leon Trotsky Dibunuh di Meksiko

Internasional
Viral Ikan Terperangkap Kantong Plastik, Begini Kisah di Baliknya

Viral Ikan Terperangkap Kantong Plastik, Begini Kisah di Baliknya

Internasional
Keluar dari Perjanjian Nuklir, AS Uji Coba Rudal Jelajah Jarak Menengah

Keluar dari Perjanjian Nuklir, AS Uji Coba Rudal Jelajah Jarak Menengah

Internasional
Pegawai Konsulat Hong Kong Diduga Ditahan di China, Inggris Khawatir

Pegawai Konsulat Hong Kong Diduga Ditahan di China, Inggris Khawatir

Internasional
Trump Berjanji Tak Akan Lakukan Ini di Greenland

Trump Berjanji Tak Akan Lakukan Ini di Greenland

Internasional
Terungkap, China Pakai Twitter dan Facebook untuk Lawan Peserta Demo Hong Kong

Terungkap, China Pakai Twitter dan Facebook untuk Lawan Peserta Demo Hong Kong

Internasional
Seekor Anjing Pit Bull Selamatkan Tuannya dari Gigitan Hiu

Seekor Anjing Pit Bull Selamatkan Tuannya dari Gigitan Hiu

Internasional
Trump Setuju AS Jual 66 Unit Jet Tempur F-16 ke Taiwan

Trump Setuju AS Jual 66 Unit Jet Tempur F-16 ke Taiwan

Internasional
Robot Biksu, Cara Kuil Buddha Berusia 400 Tahun di Jepang Gaet Kaum Muda

Robot Biksu, Cara Kuil Buddha Berusia 400 Tahun di Jepang Gaet Kaum Muda

Internasional
Angkatan Laut AS Siap Jalankan Misi 'Apa Pun' di Venezuela

Angkatan Laut AS Siap Jalankan Misi "Apa Pun" di Venezuela

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X