Balas Dendam karena 2 Anjingnya Mati, Pria Ini Racuni 3 Macan Tutul di Taman Nasional

Kompas.com - 12/08/2019, 23:04 WIB
Ilustrasi macan tutul. SHUTTERSTOCKIlustrasi macan tutul.

HARIDWAR, KOMPAS.com - Seorang pria di India mengaku telah meracuni dan membunuh tiga ekor macan tutul di Taman Nasional Rajaji.

Tindakan itu dilakukannya sebagai pembalasan atas kematian dua anjing peliharaan miliknya.

Diberitakan Times of India, Sukhpal, nama pria itu, telah mengakui tindakannya dan mengungkapkan alasannya melakukan kejahatan tersebut.

Pria asal Haridwar itu mengaku marah karena seekor anak anjingnya telah dicuri oleh macan tutul dan seekor lainnya mati akibat luka-luka setelah diserang hewan buas itu.


Baca juga: Diduga Berburu Monyet, Seekor Macan Tutul Ditemukan Mati Tersetrum

Sukhpal pun mengatur rencana balas dendam. Dia menggunakan racun serangga yang ditaburkannya pada bangkai anjingnya yang mati sebelum kemudian meninggalkannya di tengah hutan.

Pada tanggal 5 Agustus lalu, tiga bangkai macan tutul ditemukan di tempat terpisah di Taman Nasional Rajaji, negara bagian Uttarakhand.

Hasil pemeriksaan forensik terhadap ketiga bangkai macan tutul menunjukkan bahwa tiga ekor hewan buas itu telah keracunan dan di dalam perut mereka ditemukan potongan daging anjing.

Berdasarkan laporan pemeriksaan tersebut, para penyelidik menemukan bahwa ketiga macan tutul akibat racun serangga yang digunakan dalam pembibitan hutan.

Baca juga: Bocah 14 Tahun Berkelahi Melawan Macan Tutul untuk Selamatkan Adiknya

Penyelidikan lebih lanjut kemudian mengarah kepada istri Sukhpal, yang bekerja sebagai pegawai kontrak di sebuah pembibitan hutan.

Petugas pun menghubungkan segala informasi yang diperoleh dan akhirnya sampai pada Sukhpal, di mana tersangka kemudian mengakui kejahatannya.

Kepada polisi, Sukhpal mengaku telah menggunakan satu botol pestisida dalam dosis yang sangat kuat untuk melumuri bangkai anjing yang dipakainya sebagai umpan.

Sukhpal telah dihadirkan di hadapan pengadilan dan tetap dalam penahanan selama 12 hari.

Macan tutul di kawasan hutan lindung di Taman Nasional Rajaji di wilayah Laldhang, divisi hutan Lansdowne, yang menjadi titip pertemuan antara wilayah Rawasan dengan hutan Haridwar Chidiyapur dan Landhang.

Baca juga: Anak Staf Taman Nasional di Afrika Selatan Tewas Diserang Macan Tutul

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Internasional
Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Internasional
Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer 'Secepatnya'

Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer "Secepatnya"

Internasional
Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Internasional
Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Internasional
Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Internasional
Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Internasional
WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

Internasional
Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Internasional
WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

Internasional
Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Internasional
Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Internasional
Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Internasional
Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Internasional
AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X