184 Orang Tewas akibat Banjir di India, Satu Juta Lebih Warga Dievakuasi

Kompas.com - 12/08/2019, 20:34 WIB
Foto bertanggal 8 Agustus 2019, menunjukkan personel Angkatan Darat India yang berusaha menyelamatkan warga yang terjebak banjir di pinggiran Sangli, negara bagian Maharashtra. AFP / UDAY DEOLEKARFoto bertanggal 8 Agustus 2019, menunjukkan personel Angkatan Darat India yang berusaha menyelamatkan warga yang terjebak banjir di pinggiran Sangli, negara bagian Maharashtra.

NEW DELHI, KOMPAS.com - Otoritas India telah memerintahkan untuk pemindahan sekitar satu juga penduduk ke kamp-kamp pengungsian darurat, setelah banjir akibat angin monsun menyebabkan sedikitknya 184 orang meninggal.

Negara bagian Kerala di India selatan, yang terkenal dengan pantai dan resor perbukitannya, menjadi wilayah yang terdampak banjir monsun paling parah selama dua tahun berturut-turut.

Situasi bencana juga telah memaksa Bandara Internasional Kochi untuk ditutup selama tiga hari pada pekan lalu.

"Setidaknya 76 orang tewas, 58 hilang, dan 32 lainnya luka-luka, akibat banjir monsun," kata juru bicara kepolisian Kerala, Pramod Kumar, kepada AFP, Senin (12/8/2019).


Baca juga: India Peringatkan Pakistan, Masalah Kashmir adalah Urusan Dalam Negeri

Beberapa distrik yang terdampak paling parah di negara bagian itu termasuk Wayanad, Malappura,, dan Kozhikode, dengan sekitar 288.000 orang dari seluruh distrik itu telah dipindahkan ke kamp-kamp bantuan.

Sementara di negara bagian Karnataka, dilaporkan setidaknya 42 orang kehilangan nyawa, akibat banjir terburuk di wilayah itu dalam beberapa tahun terakhir.

"Kami telah mengevakuasi lebih dari 580.000 orang," kata pejabat senior dari pemerintahan negara bagian Karnataka.

Banyak jalan raya dan ruas jalan utama yang terdampak banjir telah rusak atau terputus akibat kenaikan tinggi permukaan air.

Baca juga: PM India Sebut Status Otonomi Khusus Picu Terorisme dan Separatisme di Kashmir

Personel penyelamatan darurat lokal dibantu oleh pasukan dari angkatan darat, laut, dan udara telah dikerahkan dalam misi pencarian, penyelamatan, dan bantuan.

Korban meninggal juga dilaporkan ditemukan di negara bagian Maharashtra dan Gujarat, dengan total di dua wilayah itu, dilaporkan 66 orang tewas. Puluhan ribu warga lainnya juga telah dievakuasi ke kamp-kamp bantuan.

Hujan monsun sangat ditunggu kehadirannya di India guna mengisi kembali persediaan air yang wilayah-wilayah yang kerap dilanda kekeringan, namun curah hujan tinggi kerap diikuti datangnya banjir yang juga dapat menewaskan ratusan orang di seluruh penjuru negeri setiap tahunnya.

Tahun lalu, wilayah Kerala yang dilanda banjir terburuk dalam hampir satu abad terakhir telah menewaskan hingga sekitar 450 orang.

Baca juga: Umat Muslim India di Wilayah Kashmir Sambut Perayaan Idul Adha Usai Unjuk Rasa

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X