Ada Unjuk Rasa Menentang Dirinya di Rusia, Putin Hadiri Acara Geng Motor di Crimea

Kompas.com - 12/08/2019, 08:45 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin ketika selfie bersama seorang anggota geng motor Night Wolves ketika datang dalam acara hari jadi mereka di Sevastopol, Crimea. Kunjungan itu terjadi tengah aksi unjuk rasa yang menentang Putin.AFP via Sky News Presiden Rusia Vladimir Putin ketika selfie bersama seorang anggota geng motor Night Wolves ketika datang dalam acara hari jadi mereka di Sevastopol, Crimea. Kunjungan itu terjadi tengah aksi unjuk rasa yang menentang Putin.

SEVASTOPOL, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan menghadiri acara yang digagas geng motor di Crimea, di tengah aksi unjuk rasa yang menentang dirinya.

Presiden 66 tahun itu berkendara bersama komunitas Night Wolves dan selfie bersama sejumlah anggotanya di wilayah yang dicaplok dari Ukraina lima tahun silam.

Dilansir Sky News Minggu (11/8/2019), Putin berjabat tangan dengan ketua geng motor Alexander Zaldostanov dan berkendara di kota Crimea, Sevastopol.

Baca juga: Putin: Jika AS Kembangkan Rudal Jarak Menengah, Rusia Juga Akan Melakukannya


Dalam pidatonya, presiden yang tampil dengan jaket warna hitam itu mengaku bangga karena kelompok Night Wolves bisa menjadi contoh bagaimana perlakuan mereka terhadap negara.

"Karena itu, saya mengucapkan selamat atas perayaan kalian yang ke-10, dan saya juga memberikan doa terbaik bagi kalian. Terima kasih!" kata Putin.

Namun seperti diwartakan Daily Mirror, Putin menolak berkomentar atas aksi unjuk rasa yang sudah memasuki akhir pekan keempat di jalanan Moskwa secara beruntun.

Demonstrasi yang diikuti puluhan ribu orang itu terjadi jelang pemilihan lokal yang bakal berlangsung bulan depan, dengan demonstran menuntut kandidat oposisi diizinkan ikut.

Mereka meneriakkan "Turun Bersama Tsar" sambil membentangkan bendera Rusia. Polisi menahan tokoh oposisi maupun para pengunjuk rasa sebelum aksi dimulai.

Tetapi dalam aksi akhir pekan lalu, suasana relatif lebih tenang dibanding aksi sebelumnya di mana 1.000 orang ditangkap, dengan peserta aksi diperlakukan kasar.

Berdasarkan catatan White Counter, terdapat 60.000 datang dan diklaim sebagai unjuk rasa terbesar dalam delapan tahun terakhir. Sementara polisi menghitung 20.000 orang.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Sebab Pembatalan Kunjungan Trump ke Denmark, Ini 5 Fakta Greenland yang Perlu Diketahui

Jadi Sebab Pembatalan Kunjungan Trump ke Denmark, Ini 5 Fakta Greenland yang Perlu Diketahui

Internasional
Serang Pemiliknya, 3 Ekor Singa Afrika Terpaksa Ditembak Mati

Serang Pemiliknya, 3 Ekor Singa Afrika Terpaksa Ditembak Mati

Internasional
Trump Batalkan Kunjungan karena Isu Greenland, Denmark Kaget

Trump Batalkan Kunjungan karena Isu Greenland, Denmark Kaget

Internasional
Yunani Mengaku Tak Ada Permintaan Berlabuh dari Kapal Tanker Iran

Yunani Mengaku Tak Ada Permintaan Berlabuh dari Kapal Tanker Iran

Internasional
Intelijen AS Sebut ISIS Masih Punya 18.000 Tentara dan Dana Perang Rp 5,7 Triliun

Intelijen AS Sebut ISIS Masih Punya 18.000 Tentara dan Dana Perang Rp 5,7 Triliun

Internasional
AS Hendak Jual Jet Tempur F-16 Terbaru ke Taiwan, China Ancam Berikan Sanksi

AS Hendak Jual Jet Tempur F-16 Terbaru ke Taiwan, China Ancam Berikan Sanksi

Internasional
Greenland Tak Dijual, Trump Batalkan Kunjungan ke Denmark

Greenland Tak Dijual, Trump Batalkan Kunjungan ke Denmark

Internasional
Setia, Seekor Anjing Mati 15 Menit Setelah Pemiliknya Meninggal

Setia, Seekor Anjing Mati 15 Menit Setelah Pemiliknya Meninggal

Internasional
Pekerja Konsulat Inggris di Hong Kong Ditangkap China karena Melanggar Aturan

Pekerja Konsulat Inggris di Hong Kong Ditangkap China karena Melanggar Aturan

Internasional
Ketahuan Mencuri Mobil, Pendeta di Nigeria Mengaku Disuruh Setan

Ketahuan Mencuri Mobil, Pendeta di Nigeria Mengaku Disuruh Setan

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Lukisan Mona Lisa Dicuri

Hari Ini dalam Sejarah: Lukisan Mona Lisa Dicuri

Internasional
Kebakaran Hutan di Brasil Catatkan Rekor Terbaru pada Tahun Ini

Kebakaran Hutan di Brasil Catatkan Rekor Terbaru pada Tahun Ini

Internasional
Baru 3 Bulan Punya Bayi, Meghan dan Harry Sudah Rekrut Pengasuh Ketiga

Baru 3 Bulan Punya Bayi, Meghan dan Harry Sudah Rekrut Pengasuh Ketiga

Internasional
Tidak Lapor Bawa Uang Tunai Rp 5 Milliar ke Singapura, Pria Indonesia Didenda Rp 284 Juta

Tidak Lapor Bawa Uang Tunai Rp 5 Milliar ke Singapura, Pria Indonesia Didenda Rp 284 Juta

Internasional
Jet Tempur F-16 AS yang Dijual ke Taiwan Bisa Dipakai Bertempur hingga 2070

Jet Tempur F-16 AS yang Dijual ke Taiwan Bisa Dipakai Bertempur hingga 2070

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X