Mantan Permaisuri Jepang Michiko Didiagnosis Kanker Payudara

Kompas.com - 09/08/2019, 18:20 WIB
Kaisar Emiritus Jepang Akihito (kiri) dan Permaisuri Emirita Michiko (kanan). AFP / EUGENE HOSHIKOKaisar Emiritus Jepang Akihito (kiri) dan Permaisuri Emirita Michiko (kanan).

Keputusan Akihito, yang saat itu masih menjadi pangeran mahkota, untuk menghindari pernikahan yang diatur secara tradisional dan memilih menikah dengan wanita yang dicintainya, dipandang sebagai bentuk penegasan terhadap Jepang yang demokratis.

Pasangan ini juga memilih untuk tinggal bersama dan merawat serta membesarkan sendiri anak-anak mereka daripada menyerahkannya kepada pengasuh.

Michiko melahirkan Naruhito, yang kini menjadi kaisar menggantikan Akihito, pada 1960, dan putra keduanya, Pangeran Akishino, lahir lima tahun berselang.

Setelah meninggalkan Istana Kekaisaran, Michiko yang kini bergelar Permaisuri Emirita tinggal di Istana Togu di Akasaka.

Baca juga: Setelah Turun Takhta, di Mana Akihito Akan Tinggal?

Kediaman itu memiliki makna penting bagi Akihito dan Michiko karena penuh dengan kenangan indah karena merupakan tempat mereka membesarkan anak-anak mereka saat Akihito masih menjadi putra mahkota.

Setelah resmi turun takhta, tugas-tugas kekaisaran akan diserahkan kepada kaisar baru dan Akihito akan menjalani hari-hari yang bebas dan santai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pasangan itu akan berdoa untuk negara dan rakyat Jepang setelah mereka pindah dan menghabiskan lebih banyak waktu bersama teman-teman, mendengarkan musik, atau membaca," kata pejabat Badan Rumah Tangga Kekaisaran.

Sementara mantan permaisuri Michiko akan mengisi waktu untuk membaca buku-buku yang sudah lama ingin dibacanya, seperti yang sempat diucapkannya pada Oktober tahun lalu.

"Saya berharap dapat meluangkan waktu untuk membaca setiap buku yang belum saya baca," ujar Michiko.

Baca juga: Resmi Turun Takhta, Kaisar Akihito Harapkan Perdamaian Dunia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.