Dituding Jadi Salah Satu Penyebab Penembakan Massal, Trump Diminta Tak Kunjungi El Paso

Kompas.com - 07/08/2019, 13:07 WIB

Trump juga sempat menyebut orang-orang Meksiko dan Amerika Tengah sebagai penjahat, gangster, dan pemerkosa.

Anggota Kongres lainnya, Veronica Escobar, yang distrik pemilihannya mencakup lokasi yang ditargetkan dalam pelaku penembakan massal itu, turut mendesak Trump untuk mempertimbangkan fakta bahwa kata-kata dan tindakannya telah berperan dalam terjadinya insiden tersebut.

"Dari sudut pandang saya, dia tidak diterima di sini. Dia seharusnya tidak datang ke sini saat kami sedang berduka," ujar wanita tersebut kepada MSNBC.

Baca juga: Penembakan Massal AS Tewaskan 31 Orang, Trump Salahkan Penyakit Jiwa dan Video Game

Sementara penasihat kepresidenan Kellyanne Conway, menuding para politisi Demokrat telah mempolitisasi kesedihan saat Trump berupaya "menyatukan dan menyembuhkan negara".

Dukungan serupa juga disampaikan ketua Partai Republik di El Paso, Adolpho Telles, yang mendukung kunjungan Trump ke kota itu, namun memperingatkan agar presiden lebih berhati-hati dengan ucapannya.

Dalam pidatonya, Trump sempat menyebut tentang rasisme, namun menyalahkan penyakit mental, video game, dan internet, sebagai pemicu kekerasan bersenjata.

Salah seorang warga El Paso, mengaku tidak terkesan dengan pidato Trump tentang persatuan, sebaliknya mengaku cemas akan meningkatnya nasionalisme kulit putih dan menyebut presiden adalah bagian dari masalah itu.

"Ya, saya memang menyalahkan presiden. Sejak dia memasuki retorika, kebencian yang dia miliki terhadap orang-orang dengan warna kulit yang berbeda, dia tidak berhak," kata Silvia Rios, kepada AFP.

Baca juga: Benarkah Video Game Kekerasan Berakibat pada Maraknya Penembakan Massal di AS?

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.