"Ya Tuhan, Pria Ini Menembaki Saya"

Kompas.com - 06/08/2019, 22:42 WIB
Foto yang dirilis oleh FBI pada 5 Agustus 2019 memperlihatkan Patrick Crusius. Pemuda berusia 21 tahun yang menjadi pelaku penembakan massal Texas akhir pekan kemarin. Aksinya yang menyerang Walmart El Paso menewaskan 22 orang. AFP/FBI/HOFoto yang dirilis oleh FBI pada 5 Agustus 2019 memperlihatkan Patrick Crusius. Pemuda berusia 21 tahun yang menjadi pelaku penembakan massal Texas akhir pekan kemarin. Aksinya yang menyerang Walmart El Paso menewaskan 22 orang.

EL PASO, KOMPAS.com - Seorang pria yang merupakan korban luka penembakan massal Texas menuai pujian karena berani mengganggu si pelaku dengan cara melemparkan botol ke arahnya.

Chris Grant tengah berbelanja di Walmart El Paso pada Sabtu (3/8/2019) ketika pemuda 21 tahun bernama Patrick Crusius datang sambil membawa senapan serbu AK-47.

Baca juga: Benarkah Video Game Kekerasan Berakibat pada Maraknya Penembakan Massal di AS?

"Saya mendengar suara tembakan. Jadi saya berlari ke arah ibu saya dan berusaha melindunginya," kata Grant dalam wawancara kepada CNN dilansir New York Post Selasa (6/8/2019).


Setelah memastikan ibunya selamat, Grant mengatakan dia langsung keluar dan melihat tersangka penembakan massal yang menewaskan 22 orang itu di tempat parkir.

Pria 50 tahun itu mengungkapkan, dia melihat Crusius tengah mengincar pengunjung lain. Karena itu untuk mencegahnya, dia melempar botol ke si pelaku.

Salah satu lemparan tepat mengenai Crusius. Namun Grant menuturkan, dia kini yang menjadi sasaran tembak pemuda yang disebut menuliskan manifesto "rasis" itu.

"Terdengar suara boop boop boop. Saya kemudian berpikir 'Ya Tuhan, pria ini menembaki saya'," ujar Grant yang mengisahkannya dari balik ranjang rumah sakit.

Grant tertembak dua kali, dengan dua peluru itu menghantam langsung rusuknya. Dia menyebut rasanya seperti seseorang menarik granat tangan tepat di punggungnya.

Namun alih-alih merasa sakit karena lukanya, Grant menyatakan dia justru lebih sakit mengingat bagaimana para pengunjung memohon ampun dalam bahasa Spanyol.

Grant mengingat bagaimana Crusius dengan kejam tetap menembak mereka di kepala. "Padahal mereka sudah berteriak 'Tolong! Tolong! Jangan bunuh saya'," katanya.

Dia kemudian mengisahkan bagaimana seorang gadis kecil melihat kedua orangtuanya dibunuh tepat di depan matanya. "Berapa banyak kebencian yang ada di hatinya hingga dia setega itu?" tanyanya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X