Kompas.com - 06/08/2019, 17:34 WIB

Penangkapan Williams terjadi dua hari sebelum insiden penembakan massal yang terjadi di Walmart El Paso, Texas, sekitar 563 kilometer barat daya Lubbock.

Pelaku penembakan, Patrick Crusius, menyerah kepada polisi setelah menewaskan 20 orang dan melukai 26 pengunjung mal lainnya.

Dua korban luka dilaporkan meninggal di rumah sakit, menambah jumlah korban tewas dalam insiden penembakan tersebut menjadi 22 orang.

Pembantaian di Texas itu terjadi kurang dari 24 jam dengan penembakan massal di sebuah bar di Dayton, Ohio, di mana sembilan orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

Pelaku penembakan di Ohio, yang diidentifikasi bernama Connor Betts (24), tewas ditembak petugas polisi yang merespon laporan insiden.

Baca juga: Ini 5 Fakta Insiden Penembakan Massal di Texas dan Ohio

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.