Kompas.com - 06/08/2019, 17:34 WIB
William Patrick Williams (19), remaja Texas yang ditahan setelah diduga merencanakan penembakan massal. NEW YORK POST / LUBBOCK COUNTY JAILWilliam Patrick Williams (19), remaja Texas yang ditahan setelah diduga merencanakan penembakan massal.

LUBBOCK, KOMPAS.com - Seorang remaja asal Texas ditahan setelah diduga merencanakan penembakan massal di hotel. Dia ditahan usai dilaporkan oleh neneknya sendiri.

William Patrick Williams, yang baru berusia 19 tahun, ditahan otoritas kepolisian Lubbock, setelah dia menceritakan kepada neneknya bahwa dirinya telah membeli sebuah senapan AK-47.

Remaja itu diduga memberi tahu neneknya, pada 13 Juli, bahwa dirinya berencana menggunakan senjata api itu untuk melakukan serangan di sebuah hotel setempat dan memaksa pihak keamanan untuk membunuhnya.

Khawatir bahwa remaja itu memiliki rencana untuk membunuh kemudian bunuh diri, sang nenek yang cemas mencoba membujuknya ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Baca juga: Pelaku Penembakan Massal Texas Menuju Walmart karena Lapar

Tetapi Williams hanya sempat dirawat dalam waktu singkat sebelum ditangkap polisi pada Kamis (3/8/2019) karena salah menuliskan alamatnya pada formulir pembelian senapan AK-47, menurut jaksa penuntut.

Petugas juga menggeledah kamar hotel yang disewa Williams dan menemukan senapan AK-47, kemudian 17 magasin penuh amunisi, beberapa pisau, mantel hitam panjang, kaos hitam bertuliskan "Let 'Em Come" dan sarung tangan hitam.

"Ini adalah tragedi yang dapat dihindari," kata Jaksa AS Nealy Cox, dikutip New York Post, Senin (5/8/2019).

"Saya ingin memuji nenek terdakwa yang menyelamatkan banyak nyawa dengan menggagalkan rencana penembakan massal itu."

"Juga kepada petugas kepolisian Lubbock dan agen federal yang telah melakukan investigasi terhadap kepemilikan senjata api terdakwa yang melanggar hukum," tambahnya.

Baca juga: Sebut Penembakan Massal di Texas Kejahatan Teroris, Meksiko Ingin Pelaku Diekstradisi

"Jika Anda mencurigai seorang teman atau orang yang Anda cintai merencanakan kekerasan terhadap diri sendiri dan orang lain, jangan ragu untuk segera mencari bantuan dan menghubungi penegak hukum," imbuh jaksa.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X